Taliwang (suarantb.com) – Gelaran peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-22 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kamis (20/11/2025), berlangsung khidmat. Bertempat di Lapangan Graha Fitrah, Harlah KSB tahun ini mengangkat tema “Bersatu Menuju Sumbawa Barat Luar Biasa”.
Dalam acara Harlah KSB ini sejumlah tamu undangan hadir mulai dari Gubernur NTB, Dr.H.Lalu Muhamad Iqbal, beberapa kepala daerah di NTB, jajaran Forkopimda KSB, pimpinan BUMN dan BUMD serta pimpinan perusahaan yang beroperasi di Tanah Pariri Lema Bariri.
Pelaksanaan Harlah KSB tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah mengolaborasikan dua kegiatan sekaligus. Yakni upacara formal dan pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan pidato laporan atau progres report kepada masyarakat. Di mana acara progres report ini diadopsi dari kebiasaan Bupati KSB pertama, KH Zulkifli Muhadli.
“Harlah tahun ini sedikit berbeda ini semata-mata kami kolaborasikan seremonial upacara dengan bagaimana agar pemerintah daerah juga punya wadah untuk menyampaikan progres report kepada seluruh masyarakat tentang apa yang sudah kami laksanakan bersama Ibu Wakil Bupati, Hj Hanipah sejauh ini,” kata Bupati, H. Amar Nurmansyah membuka sambutannya.
Di usianya yang ke-22, Bupati mengatakan segala keberhasilan yang telah dicapai KSB tidak lepas hasil kerja keras pemimpin-pemimpin sebelumnya. Menurut dia sejak KSB lahir tahun 2003 silam, secara estafet, banyak inisiasi, usaha yang dirintis oleh pemimpin sebelumnya yang kemudjan hasilnya dirasakan oleh masyarakat hari ini. “Sekali lagi kepada Bupati pertama, Bapak KH Zulkifli Muhadli dan Bupati kedua, Bapak HW Musyafirin, kami mewakili masyarakat KSB menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
Bupati Amar Uraikan Kinerjanya Selama Sembilan Bulan Menjabat
Dalam kesempatan penyampaian progres report-nya, Bupati Amar menguraikan hasil kinerjanya dalam sembilan bulan menjabat. Ia menuturkan, pelaksanaan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Hj Hanipah Musyafirin sesuai visinya cukup sederhana. Yakni “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa Barat Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat”.
Kata transformasi dipakainya dalam visi itu bukan tanpa alasan. Ia bilang, kesejahteraan masyarakat KSB dari waktu ke waktu sudah berkembang pesat baik kuantitatif maupun kualitiatif. Dan di bawah kepemimpinannya, capaian itu diusahakan agar semakin lebih baik lagi. “Kami menekankan pelayan kepada masyarakat bisa lebih cepat bisa lebih akuntabel lagi,” cetusnya.
Untuk mengakselerasi visi itu, H. Amar dan Hj. Hanipah, telah mengemasnya dalam dua program prioritas. Pertama, Program Kartu KSB Maju dan yang kedua, Program KSB Maju Luar Biasa. Yang mana program pertama bertujuan untuk pemenuhan hak-hak dasar dan pelayanan dasar bagi masyarakat. Sementara program kedua bertujuan untuk menumbuhkan klaster-klaster perekonomian baru berbasis pemberdayaan masyarakat.
Kartu KSB Maju Sudah Berjalan
Dikatakan Bupati, Program Kartu KSB Maju sejak 20 Mei 2025 lalu sudah berjalan. Dengan 7 jenis layanannya yang meliputi, layanan pendidikan, kesehatan, sosial, perumahan, pertanian, peternakan, perikanan dan UMKM, perlahan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program ini kami kelola berbasis kartu dan kami salurkan berbasis kepala keluarga. Dan ada 50 ribu lebih kepala keluarga yang sudah kami buatkan kartunya dan hari ini sudah dapat digunakan mengakses setiap program layanan,” tandas Bupati.
Sementara untuk Program KSB Maju Luar Biasa, Bupati menjanjikan akan memulai pelaksanaannya terhitung tahun 2026 mendatang. Di mana pada tahap awal nanti, akan ada 4 klaster ekonomi masyarakat yang bakal mulai dirambah. Di antaranya klaster peternakan dengan kegiatan penggemukan sapi, klaster pertanian dengan kegiatan produksi benih unggul tanaman padi, klaster perikanan dengan kegiatan usaha tambak udang dan terakhir klaster pariwisata berbasis kerakyatan.
“Kami berharap daya dukung dari seluruh elemen masyarakat sehingga program itu kemudian berjalan lancar sehingga manfaatnya semakin maksimal dirasakan masyarakat,” tukas Bupati.

Sementara itu Gubernur NTB, Dr.H. Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutannya mengatakan, tema yang diangkat pada Harlah KSB tahun ini merupakan panggilan moral bagi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk selalu bersatu, bersinergi dan saling menguatkan untuk mewujudkan masa depan lebih baik.
Gubernur NTB Sebut Pemerintah KSB Sudah Berada di Relt yang Tepat
Dalam perjalan pembangunan daerah, menurut Gubernur, pemerintah KSB di bawah kepemimpinan H Amar Nurmansyah dan Hj Hanipah saat ini sudah berada pada rel yang tepat. Di mana ide visi dan misi kepemimpinannya telah dituangkan secara nyata melalui berbagai bidang pelayanan publik yang dapat dirasakan dampaknya secara cepat, langsung dan nyata oleh masyarakat.
“Program Kartu KSB Maju dan KSB Maju Luar Biasa ini, pemerintah hadir secara kongkret memastikan warga memiliki akses terhadap layanan layak, merata dan manusiawi,” papar Gubernur seraya berharap agar daerah lain dapat mengadopsi usaha-usaha pemerintah KSB tersebut.
Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal kemudian mengajak seluruh masyarakat KSB untuk selalu menjaga semangat kebersamaan. Kata dia, dalam mewujudkan Sumbawa Barat maju dan luar biasa diperlukan tenaga ekstra tidak saja dari pemerintah, namun seluruh elemen masyarakatnya.
“Di usianya yang (Harlah) ke-22 ini, KSB telah menunjukkan banyak kemajuan. Namun perjalanan masih panjang, tantangan makin kompleks dan kebutuhan masyarakat makin berkembang. Maka mari jadikan HUT ini sebagai momen untuk memperkuat persatuan dan kegotongroyongan. Ini sebagai kunci utama pembangunan,” seru Gubernur Iqbal menutup sambutannya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya gelaran puncak Harlah ke-22 KSB kemarin, turut diwarnai kemeriahan. Pertujukan tari kolosal serta parade kebudayaan dari berbagai etnis warga KSB membuat Gubenur dan seluruh tamu udangan dibuat takjub. Bahkan ketakjuban Gubernur Iqbal terhadap tari kolosal hasil kreasi anak-anak KSB itu sempat disentil dalam sambutannya. Ia mengaku, baru kali ini melihat pertunjukkan tari yang kompak dengan jumlah penari sebanyak itu. (bug/*)


