spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaADVERTORIALProf Kurniawan Dorong Kondusivitas Pilrek dan Politik Nilai untuk Arah Baru Unram

Prof Kurniawan Dorong Kondusivitas Pilrek dan Politik Nilai untuk Arah Baru Unram

Mataram (suarantb.com) – Menjelang Pemilihan Rektor Universitas Mataram (Pilrek Unram) periode 2026–2030, Prof. Kurniawan menyampaikan seruan agar seluruh civitas akademika menjaga proses pemilihan tetap kondusif dan bebas dari gesekan politik yang dapat mengganggu stabilitas kampus.

Ia menilai Pilrek bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Namun, momentum untuk menentukan arah baru Unram di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat.

Tahapan Pilrek telah memasuki fase penetapan calon oleh panitia pada 1 Desember 2025. Kurniawan menilai bahwa pada titik ini, seluruh pihak perlu menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan personal maupun kelompok.

“Pilrek adalah momen strategis. Suasana kampus harus tetap aman dan sehat agar prosesnya menghasilkan pemimpin yang legitimate dan diterima semua pihak,” kata Prof Kurniawan di Mataram, Senin, 1 Desember 2025.

Ia menekankan bahwa dinamika Pilrek seharusnya berfokus pada politik nilai—proses yang berbasis pada kualitas visi, rekam jejak akademik, kapasitas kepemimpinan, dan integritas masing-masing calon. Menurutnya, politik nilai menjadi fondasi penting agar Unram tidak terjebak pada praktik-praktik transaksional atau manuver yang mencederai etika akademik.

“Pilrek harus mendorong debat gagasan, bukan pertentangan. Politik nilai membantu semua pihak melihat substansi, bukan sekadar popularitas atau pragmatisme jangka pendek,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh calon yang telah dinyatakan memenuhi administrasi oleh panitia memiliki ruang yang sama untuk menyampaikan pemikirannya. Karena itu, ia berharap kompetisi berjalan secara sehat, proporsional, dan tetap menghormati budaya akademik yang selama ini menjadi identitas Unram.

Lebih jauh, Prof Kurniawan menegaskan bahwa stabilitas kampus selama Pilrek akan berdampak langsung pada reputasi Unram, kinerja akademik, hingga kepercayaan publik terhadap integritas institusi pendidikan tinggi.

“Kampus yang tidak stabil akan sulit bergerak maju. Arah baru Unram harus dibangun dari proses yang bersih dan mampu menjadi contoh,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh civitas akademika menjaga Pilrek tetap damai dan produktif. Serta menjadikan momen ini sebagai kesempatan memperkuat masa depan Universitas Mataram. (ron/*)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO