spot_img
Rabu, Januari 14, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA BIMADiperpanjang, Masa Tugas Mariamah sebagai Pj Sekda Kota Bima

Diperpanjang, Masa Tugas Mariamah sebagai Pj Sekda Kota Bima

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memperpanjang masa tugas Hj. Mariamah, S.H., sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda). Kebijakan ini diambil karena hingga saat ini Wali Kota Bima belum menetapkan pejabat Sekda definitif, meski proses seleksi telah berada pada tahap akhir.

Plt. Kepala BKPSDM Kota Bima, H. Alwi Yasin, membenarkan perpanjangan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Pemkot telah menerima surat rekomendasi dari Gubernur NTB yang memberikan mandat perpanjangan masa tugas selama tiga bulan ke depan. “Iya, benar. Masa jabatannya diperpanjang,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Sebelumnya, Pada 3 September 2025 lalu, Wali Kota Bima melantik Mariamah sebagai Sekda untuk mengisi kekosongan posisi setelah H. Mukhtar bergeser menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum. Sebelum pelantikan tersebut, Mariamah juga telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda.

Disebutkan, bahwa masa tugas Mariamah diperpanjang hingga 3 Maret 2026, di mana seharusnya berakhir pada 2 Desember 2025. Namun Alwi menegaskan, perpanjangan ini tidak bersifat mutlak karena dapat berakhir sewaktu-waktu jika Wali Kota telah menetapkan dan melantik Sekda definitif. “Jika dalam tiga bulan sudah ada nama yang ditetapkan sebagai Sekda definitif, maka secara otomatis SK Pj akan gugur,” tegasnya.

Proses seleksi Sekda Kota Bima sendiri telah memasuki tahap akhir. Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) telah menetapkan tiga peserta terbaik melalui Pengumuman Nomor 26/PANSEL SEKDA-KOBI/XI/2025 tanggal 21 November 2025. Nama yang lolos adalah Inspektur Inspektorat Kota Bima, H. Muhammad Fakhrunraji, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Arif Roesman Effendy, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Muhammad Hasyim. Ketiganya ditetapkan berdasarkan Berita Acara Hasil Akhir Penilaian dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara.

Meski tiga nama sudah berada di meja Wali Kota, keputusan final belum juga diumumkan. Publik kini menunggu siapa yang akan dipilih untuk menempati posisi Sekda, jabatan yang dianggap sangat strategis sebagai motor penggerak birokrasi dan pengendali administrasi pemerintahan. (hir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO