BerandaNTBKOTA BIMAWarga Minta Bupati Bima Tuntaskan Pembangunan Jalan di Desa Bala

Warga Minta Bupati Bima Tuntaskan Pembangunan Jalan di Desa Bala

Kota Bima (Suara NTB) – Aspirasi warga Desa Bala mengenai pembangunan jalan sepanjang 3 kilometer kembali menjadi perhatian dalam kegiatan Selasa Menyapa di Kecamatan Wera, Rabu (10/12/2025). Jalan yang telah lama menjadi kebutuhan utama warga itu baru terealisasi sekitar 1,5 kilometer, sehingga masyarakat mendorong pemerintah daerah untuk menuntaskan sisanya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bima Ady Mahyudi duduk bersama warga dan mendengarkan langsung keluhan yang mereka sampaikan. Selain persoalan jalan, masyarakat Desa Bala juga menyinggung perlunya pembangunan lapangan desa, gedung serbaguna, serta kelanjutan pembangunan masjid yang masih tersendat.

Warga memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan kondisi faktual di lapangan, termasuk hambatan mobilitas dan aktivitas ekonomi akibat jalan yang belum tuntas. Mereka berharap pembangunan lanjutan dapat masuk dalam prioritas daerah mengingat akses jalan bagi mereka menjadi kebutuhan mendasar.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Ady Mahyudi menegaskan pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan, namun seluruh proses harus mempertimbangkan kondisi keuangan dan mekanisme perencanaan yang berlaku.

“Masyarakat dimohon bersabar. Pemerintah tetap berkomitmen membangun secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran yang ada,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa setiap usulan akan ditelaah agar dapat masuk pada tahapan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan desa.

Penegasan itu juga ia sampaikan dalam dialog serupa bersama warga Desa Ntoke, yang turut menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur desa. Menurutnya, setiap permintaan masyarakat menjadi catatan penting kunjungan lapangan dan akan dibahas lebih lanjut bersama perangkat teknis untuk menentukan pola pelaksanaan yang realistis.

Meski demikian, Bupati menilai masukan masyarakat Bala mengenai jalan 3 kilometer tersebut menjadi salah satu keluhan mendesak yang memerlukan perhatian lanjutan pemerintah daerah.
“Aspirasi itu pastikan akan dipertimbangkan dalam penyusunan program kerja berikutnya, dengan tetap melihat kapasitas anggaran dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bima,” tuturnya.

Dengan pendekatan dialog langsung seperti ini, pemerintah berharap dapat menangkap kebutuhan riil masyarakat serta memastikan setiap pembangunan benar-benar menyentuh persoalan yang paling dirasakan warga desa. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO