spot_img
Senin, Januari 5, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSPemprov Usulkan Penanganan 76 Jembatan di NTB, 28 di Antaranya di KSB...

Pemprov Usulkan Penanganan 76 Jembatan di NTB, 28 di Antaranya di KSB dan Kabupaten Sumbawa

Mataram (suarantb.com) – Pemprov NTB mengusulkan penanganan 76 jembatan yang tersebar di 10 kabupaten/kota. Dari jumlah itu tersebar di Kota Mataram, 11 di Kabupaten Lombok Barat, enam di Kabupaten Lombok Tengah, enam di Lombok Timur, 11 di Lombok Utara.

Kemudian 12 jembatan di Kabupaten Sumbawa Barat, 16 di Kabupaten Sumbawa, empat di Kabupaten Bima, tiga di Kota Bima, dan enam di Kabupaten Dompu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Sadimin mengatakan, setiap jembatan di NTB butuh penanganan berbeda. Disesuaikan dengan kondisinya. Ada yang rusak berat, rusak sedang, hingga ringan. Bahkan, ada juga desa yang belum memiliki jembatan sama sekali.

“Usulan ini yang sifatnya mendesak, dari situ ada juga yang belum memiliki jembatan. Yang terisolir lah,” ujarnya.

Dia mengatakan, penanganan jembatan di NTB itu atas atensi Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini untuk membantu mempermudah proses eksekusi sejumlah program pemerintah pusat di daerah, seperti untuk penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, dan beberapa poin lain dalam Asta Cita Presiden.

‘’Ada 76 jembatan penyeberangan untuk anak sekolah dan publik yang diusulkan ditangani di NTB kepada pemerintah pusat,’’ katanya.

Pemerintah Kabupaten/Kota yang Mengusulkan

Dalam proses pengusulan ini lanjutnya, Pemerintah Kabupaten/Kota mengusulkan jembatan-jembatan yang dinilai butuh penanganan, melalui aplikasi. Untuk proses selanjutnya, pihaknya perlu menunggu waktu verifikasi dan tindak lanjut oleh pusat.

“Kita langsung usulkan lewat aplikasi. Kita kumpulkan dari kabupaten/kota, kita rekap dan masukkan ke aplikasi usulannya. Jadi ada titik koordinat, dan gambarnya,” lanjutnya.

Menyinggung soal kebutuhan anggaran untuk 76 jembatan tersebut? Mantan Kepala Dinas Perkim NTB itu mengaku belum mengetahui secara rinci. Apakah akan melalui APBN atau APBD. Pun di tengah kondisi fiskal daerah yang mengalami keterbatasan akibat adanya pemangkasan hingga Rp1,1 triliun, Sadimin berharap akan ada kebijakan yang tidak memberatkan daerah.

“Kebijakan berikutnya kita belum tahu, tidak tahu nanti lewat mana apakah dianggarkan pusat atau daerah. Karena ini kan jembatan penyebrangan area pendidikan dan publik,” jelasnya.

Daftar 76 Jembatan di NTB yang Diusulkan

Jembatan yang diusulkan penanganannya ke pemerinta pusat adalah Sungai Jangkok Ampenan/Ampenan Tengah-Banjar, Kota Mataram. Di Lombok Barat ada Sungai Meang Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Sungai Babak Desa Perampuan dan Desa Ketejer, Kecamatan Gerung, Sungai Cemare Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Sungai Kebeng Desa Persiapan Pengantap, Kec. Sekotong.

Selanjutnya ada Sungai Kambeng Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, Sungai Serero Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Sungai Medas Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari. Sungai Guntur Macan Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunungsari, Sungai Medas Barat Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Sungai Ranjok Desa Mekas Sari, Kecamatan Gunungsari, Sungai Perigi Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung.

Di Lombok Tengah ada Sungai Mangkung Praya Barat Daya/Tanak Rarang, Sungai Kending Sampi Praya Barat Daya/Kabul, Sungai Babak Batukliang Utara/Lantan. Sungai Kokoh Lenek Batukliang Utara/Lantan. Sungai Kokok Bengkang Batukliang Utara/Karang Sidemen, dan Sungai Kokok Ketemuk Batukliang Utara/Teratak.

Kemudian di Lombok Timur ada Sungai Kubur Nunggal Sajang Sembalun, Sungai Lokok Bleq Sajang Sembalun, Sungai D.I. Jogok Montong Baan, Sungai D.I. Jogok Montong Baan Selatan, Sungai Labuaji Labuhan Haji, serta Sungai Orong Seriwe Jerowaru.

Lalu di Lombok Utara ada Sungai Dompo Indah Kayangan/Selengen, Sungai Kebaloan Bayan/Senaru, Sungai Lendang Jeliti Bayan/Batu Rakit, Sungai Empaq Mayung-Dangiang Kayangan/Kayangan. Sungai Lempenge Gangga/Segara Katon, Sungai Embar-embar-Batu Rakit Bayan/Batu Rakit, Sungai Getak Demung Gangga/Genggelang, Sungai Anjah Gangga/Bentek, Sungai Pengadang Bayan/Mumbul Sari, Sungai Sambiq Pondokan Gangga/Rempek, dan Sungai Kerta Raharja Gangga/Genggelang.

Jembatan di Pulau Sumbawa

Di KSB ada Sungai Brang Rea/Bangkat Monteh, Sungai Brang Rea/Desa Beru, Sungai Sungai Dasan Jereweh/Dasan Anyar, Sungai Seloto Taliwang/ Seloto, Sungai Brang Rea/ Seminar Salit, Sungai Perjuk Taliwang/Kelurahan Telaga Bertong, Sungai Tobang Seteluk/Seteluk Tengah, Sungai Tobang Poto Tano/Mantar, Seteluk/Seteluk Atas, Sungai Maluk/Pasir Putih, Sungai Maluk/Maluk, Sungai Benete Maluk.

Kemudian 16 jembatan di Kabupaten Sumbawa yang diusulkan itu di antaranya Sungai Lito Moyo Hulu/Lito, Sungai Berang Rea Moyo Hulu/Berang Rea, Sungai Kanapuri Lab. Badas/Lab. Badas, Sungai Uma Luar Orong Telu/Teladan. Lalu ada Sungai Marente Alas/Marente, Sungai Semongkat Batu Lanteh/Semongkat, Sungai Brang Punik Orong Telu/Teladan, Sungai Kokar Andang Ropang/Ropang.

Ada juga Sungai Lekon Alas Barat/Lekong, Sungai Labangkar Ropang/Labangkar, Sungai Gontar Alas Barat/Gontar, dan Sungai SP 1 Plampang/Pamunga. Kemudian, Sungai Prode Plampang/SP 1 Prode, Sungai Tiu Sepadang Sumbawa/Samapuin, Sungai Selang Unter Iwes/Kerekeh, dan Sungai Selang Unter Iwes/Kerekeh.

Di Kabupaten Bima ada Sungai Sori Nanga Wera, Sungai Sori Wera, Sungai Sori Ngaro Nae (Sori Goli) Monta, dan Sungai Sori Na’e Monta. Kota Bima ada tiga jembatan yang akan melintasi Sungai Padolo RasanaE Barat/Paruga, Sungai Padolo Raba/Rontu, dan Sungai Mpunda/Manggemaci.

Terakhir di Dompu ada Sungai Kelurahan Simpasai-Kelurahan Kandai II, Sungai Kelurahan Monta Baru-Desa Matua. Lalu Sungai Desa Ta’a, Sungai Desa O’o, Sungai Desa Bakajaya-Desa Nowa, dan Sungai Desa Mangge. (era)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO