spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TENGAHSeorang Kakek Diduga Rusak Tembok Proyek Gerai KDMP di Lombok Tengah

Seorang Kakek Diduga Rusak Tembok Proyek Gerai KDMP di Lombok Tengah

Praya (suarantb.com) – Seorang kakek berusia 65 tahun asal Desa Ganti Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng) berinisial LAW, diamankan aparat kepolisian, Minggu (4/1/2026) kemarin. Kakek itu diduga nekat merusakan tembok proyek pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di desa setempat. Terduga pelaku sendiri kini sudah diamankan di Mapolres Loteng untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Keterangan yang diperoleh Suara NTB, menyebutkan kejadian dugaan perusakan tersebut berlangsung pada Minggu (4/1/2026) pagi. Kala itu, terduga pelaku mendatangi lokasi proyek pembangunan gerai KDMP Desa Ganti dan melakukan pengerusakan disaat pekerja masih sepi.

Terduga pelaku sendiri nekat melakukan perusakan karena merasa kalau tanah tempat lokasi pembangunan gerai tersebut adalah miliknya. Di mana tanah tersebut diakuinya tidak pernah berpindah tangan kepada pihak mana pun.

“Jadi terduga pelaku mengklaim lahan tempat pembangunan gerai itu miliknya. Di mana orang tuanya dulu tidak pernah menjual tanah tersebut,” ungkap Kas. Humas Polres Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi, membenarkan aksi dugaan perusakan tersebut, Senin (5/1/2026).

Aksi terduga pelaku kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian. Hari itu juga anggota Polsek Praya Timur mendatangi terduga pelaku dan langsung mengamankan ke Mapolres Loteng untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Statusnya masih diamankan terlebih dahulu. Sembari menunggu proses penyelidikan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, keterangan awal yang diperoleh dari pihak desa menyebutkan kalau dulu tanah tersebut memang milik dari orang tua terduga pelaku. Namun oleh orang tua terduga pelaku tanah itu sudah ditukar guling, sehingga status tanah tersebut menjadi tanah pemerintah.

“Kalau dari pihak desa tanah itu sudah ditukar guling dulu,” sebutnya seraya menambahkan, pihak kepolisian sejauh ini masih belum menetapkan status tersangka terhadap terduga pelaku. Pihak kepolisian masih harus menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (kir)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO