spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMStrategis Tekan Beban Sampah Lingkungan

Strategis Tekan Beban Sampah Lingkungan

PROGRAM Tempah Dedoro yang ditargetkan menjangkau 8.125 titik di Kota Mataram dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp8 miliar mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Mataram. Program ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan persoalan sampah dari tingkat lingkungan paling bawah.

Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Hj. Shinta Primasari, ST, menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD terhadap program tersebut telah dilakukan secara maksimal. Menurutnya, DPRD terus menjalin komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar pelaksanaan program benar-benar tepat guna dan tepat sasaran.

“Di DPRD, pengawasan sudah sangat maksimal. Kami terus melakukan komunikasi terkait program ini agar tepat guna dan tepat sasaran di tiap lingkungan,” ujar Shinta saat dimintai tanggapan, kemarin.

Shinta menekankan bahwa konsep pengelolaan sampah idealnya berbasis lingkungan, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam pengelolaan sampah. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu berswadaya dan berperan aktif dalam mengelola sampah di lingkungannya masing-masing.

“Kami berharap pengelolaan sampah ini berbasis lingkungan, sehingga masyarakat bisa berswadaya dalam pengelolaan sampah,” tambah Ketua Fraksi Partai Demokrat ini.

Terkait tahapan pelaksanaan Program Tempah Dedoro, Shinta menjelaskan bahwa sejauh ini DPRD baru menerima paparan atau presentasi dari Kepala Dinas terkait. Ia mengakui bahwa pihaknya belum melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelaksanaan program.

“Sejauh ini kami baru melihat presentasi dari kepala dinas terkait program ini, dan belum meninjau langsung ke lokasi,” jelasnya.

Meski demikian, Shinta menyatakan pihaknya akan mengikuti arahan Ketua Komisi III dalam langkah pengawasan lanjutan, termasuk evaluasi di lapangan apabila program mulai berjalan secara masif.

Program Tempah Dedoro sendiri dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi volume sampah rumah tangga dengan mendorong pengelolaan dari sumbernya. Dengan target ribuan titik di seluruh kelurahan, program ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang selama ini bertumpu pada tempat pembuangan akhir (TPA).

“Semoga program ini bisa mengurangi beban sampah yang ada di tiap lingkungan,” pungkas Shinta.

Pemkot Mataram sebelumnya menyebutkan bahwa pengembangan Program Tempah Dedoro membutuhkan dukungan anggaran yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan agar program tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi penanganan sampah di Kota Mataram. (fit)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO