Mataram (suarantb.com) – Produsen alat tulis terbesar dan tertua di dunia, Faber-Castell kembali mengajak keluarga Indonesia untuk kembali berkreasi dalam balutan coretan warna. Faber-Castell menggelar lomba mewarnai tahun ini serentak di 30 kota, termasuk di Kota Mataram. Sebanyak 500 pasang anak TK sederajat dan orang tua mengikuti lomba mewarnai yang digelar Faber-Castell di Transmart Mataram, pada Sabtu (7/2/2026).
Brand Sales Supervisor Faber-Castell Area Bali-Lombok-Kupang, Ucky Ayuningytas menyampaikan, lomba mewarnai kali ini untuk anak jenjang TK sederajat. Mereka dibantu oleh salah satu orang tuanya. Pihaknya kembali merancang lomba dengan mengedepankan kerja sama antara orang tua dan anak. “Di mana orang tua dan anak nantinya dapat mewarnai secara bersama-sama. Kami harapkan dapat membangun waktu yang berkualitas bagi keluarga,” ujarnya.
Product Manager Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen melalui keterangan resminya menjelaskan, dalam Faber-Castell Creative Family Award (CFA) 2025/2026 yang bertemakan “Hidupkan Kreatifmu”, Faber-Castell tidak hanya berharap bahwa lomba ini membangun memori baik orang tua dan anak. Namun juga mendorong menuangkan ide mereka melalui gambar dan warna, lalu menyaksikan gambar tersebut “hidup” melalui aplikasi Art Alive Faber-Castell.

Richard menjelaskan, aplikasi Art Alive Faber-Castell ini memungkinkan gambar yang telah diwarnai dipindai dan ditampilkan sebagai animasi 3D interaktif yang menyenangkan dan menginspirasi.
Richard menambahkan, bahwa Faber-Castell Creative Family Award (CFA) 2025/2026 yang juga disponsori oleh Mom’s Recipe Silky Pudding dari Forisa telah berlangsung sejak Agustus 2025 dan akan berakhir di Mei 2026 mendatang.
Peserta dari kegiatan ini adalah dari tingkat PAUD dan Taman Kanak-Kanak, di seluruh kota di Indonesia, dan nantinya akan ada hadiah utama yakni berwisata ke Bali bagi para pemenang utama, serta hadiah dana tunai bagi para pemenang lainnya.
“Kami mengajak keluarga Indonesia, untuk bersama-sama meramaikankegiatan ini, karena akan banyak sekali manfaat dari kegiatan ini, dan bisa menjadi kesempatan bagi anak-anak di seluruh Indonesia untuk berani mengekspresikan kemampuannya dalam mewarnai, karena kegiatan ini diadakan tidak hanya di kota-kota besar, namun juga hingga pelosok kota,” tutup Richard. (ron)



