spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaNTBPembangunan Gerai KMP Kelurahan Terkendala Lahan

Pembangunan Gerai KMP Kelurahan Terkendala Lahan

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa, mengaku kesulitan merealisasikan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di delapan keluarahan, karena masih terkendala ketersediaan aset tanah.

“Ini menjadi kesulitan kita yakni di kelurahan. Karena di kelurahan kita mencari lokasi yang sesuai spesifikasi bangunan maupun desain bangunannya sangat sulit,” kata asisten perekonomian pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, Senin, 23 Februari 2026.

Ia melanjutkan, secara keseluruhan untuk kesiapan lahan untuk pembangunan gerai saat ini masih berada di angka 30-35 persen. Persentase tersebut sangat kecil karena rata-rata lokasi lahan untuk pembangunan gerai tersebut sedikit yang memenuhi syarat.

“Memang lokasi kita di desa yang menjadi lahan pemerintah, maupun pemerintah provinsi atau kementerian lembaga itu banyak yang tidak memenuhi syarat seperti luasan yang tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Terkait kondisi tersebut, pemerintah juga tetap berusaha mencari lokasi yang layak dan aman untuk pembangunan gerai. Salah satu lokasi yang diusulkan saat ini yakni salah satu lahan yang merupakan aset milik kementerian dan lembaga yang ada di daerah.

“Kita sudah usulkan ke Kementerian atau lembaga untuk permintaan lahan tetapi sampai saat ini belum kita mendapatkan surat balasan,” ucapnya.

Desain untuk pembangunan gerai tersebut berdasarkan prototype nya memanjang dan di bagian belakang harus tersedia gudang. Bahkan dari 167 lokasi pembangunan gerai baru 12 lokasi yang dalam proses pembangunan salah satu di Desa Jorok, Kecamatan Utan.

“Kalau yang di Jorok sudah mendekati selesai dan mudah-mudahan nanti setelah selesai Idul Fitri sudah bisa beroperasi,” tambahnya. (ils)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO