Mataram (Suara NTB) – Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar dan hak asasi setiap manusia untuk hidup layak, produktif, serta modal utama dalam mencapai tujuan berbangsa, akses kesehatan yang mudah, pelayanan yang ramah serta fasilitas memadai menjadi kunci utama indikator pelayanan kesehatan yang efektif.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya melakukan berbagai inovasi untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat NTB.
Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma yang berganti nama menjadi Rumah Sakit Mutiara Sukma (RSMS) Provinsi NTB tidak hanya fokus pada layanan unggulan jiwa komprehensif tetapi memperluas layanan dengan layanan Women’s Health Care dan Medical Wellness Hospital. Di mana selain terintegrasi dengan layanan kesehatan jiwa, layanan berorientasi pada kebutuhan kesehatan perempuan (termasuk anak) dan kebugaran bagi semua. Kemasan layanannya paripurna, termasuk di dalamnya layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
“Ke depannya, kami akan membuka layanan kesehatan umum yang dibatasi, kami konsen terhadap kesehatan ibu dan anak serta kebugaran,” jelas Direktur RS Mutiara Sukma, dr. Wiwin Nurhasida saat ditemui tim di ruang kerjanya, Senin 13 April 2026.
Dokter Wiwin menjelaskan bahwa konsep Women’s Health Care bukan hanya pada layanan kesehatan tetapi pendekatan-pendekatan untuk memperbanyak perempuan terlibat langsung dalam memberikan pelayanan termasuk memperbanyak perempuan pada tim keamanan RSMS. Dengan adanya layanan umum yang fokus pada kesehatan perempuan, anak dan kesehatan kebugaran, diharapkan RSMS menjadi rumah sakit yang semakin berkembang.
“Tahun ini, kami berupaya untuk memantapkan dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Selain layanan jiwa, kami juga berfokus pada kesehatan ibu dan anak” tegasnya. (r)

