BerandaNTBDOMPUSDIT Al Hilmi Dompu Ditunjuk Kemendikdasmen RI Jadi Sekolah Model Implementasi PM

SDIT Al Hilmi Dompu Ditunjuk Kemendikdasmen RI Jadi Sekolah Model Implementasi PM

Dompu (Suara NTB) – Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Hilmi Kabupaten Dompu ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI sebagai sekolah model untuk implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding Kecerdasan Artifisial (KKA).

Penunjukkan ini tidak lepas dari prestasi yang diraih SD IT Al Hilmi Dompu dalam lima tahun terakhir dari pusat prestasi nasional Kemendikbud Ristek RI. Berdasarkan data ini, SD IT Al Hilmi memiliki 24 prestasi dari OSN, O2SN, dan FLS3N untuk guru serta siswanya. Sehingga memposisikan SDIT Al Hilmi Dompu tertinggi di Kabupaten Dompu dan ke-4 se NTB.

Kepala SDIT Al Hilmi Dompu, Syamsul, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, kepercayaan Kementerian Dikdasmen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihaknya. Apalagi hanya 13 sekolah se-NTB yang ditunjuk dari semua jenjang dan di Kabupaten Dompu hanya SDIT Al Hilmi dan SMAN 1 Woja yang ditunjuk.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan ini terlepas dari dukungan dari semua pihak. Baik jajaran Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Yayasan, dewan guru, dan orang tua murid,” katanya.

Sebagai konsekuensi dari penunjukan ini, kepala sekolah dan perwakilan guru diikutkan diklat pembelajaran mendalam, dan diklat KKA. Tiga orang guru yang telah mengikuti diklat menjadi modal untuk mengedukasi guru lain.

Perpustakaan sekolah SDIT Al Hilmi juga telah beralih sebagai perpustakaan sekolah ramah anak dan diresmikan oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M.Pd., pada Rabu (29/4/2026) lalu. Menerapkan sistem barcode Slim 9 bulliyan, memudahkan sirkulasi buku dan manajemen anggota. Sehingga proses peminjaman, pengembalian, dan inventarisasi lebih cepat.

Perpustakaan sekolah SDIT Al Hilmi sendiri dibangun tahun 2018. Perpustakaan ini kemudian dikelola secara digital oleh tenaga yang terlatih, sehingga mendukung sebagai sekolah model. Pemenuhan buku bacaan juga kini ditopang dana BOS, sehingga daftar buku bacaan tidak hanya buku mata Pelajaran, tapi juga buku bacaan untuk anak-anak hingga guru. (ula/*)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO