Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyiapkan empat skema beasiswa bagi mahasiswa asal KSB yang akan menjalani perkuliahan di tahun 2026.
“Sesuai kebijakan Pak Bupati kami sudah memformulasi skema beasiswa tersebut dan siap dijalankan tahun ini,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) KSB, Agus, S.Pd., MM., pekan kemarin.
Empat skema yang disiapkan yakni, pertama melalui beasiswa prestasi. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa berdasarkan Indeks Prestasi (IP) akademik. Kedua, program Bantuan Pendidikan Masyarakat Tidak Mampu. Sasaran beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif yang memiliki kartu tanda penduduk (KT) Kabupaten Sumbawa Barat dan terdaftar di Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1–5.
Dijelaskan Agus, tidak ada persyaratan administrasi bagi mahasiswa untuk mengakses program ini. Sebab pemerintah akan menggunakan data resmi yang telah tercatat secara nasional melalui DTSEN.
“Penyaluran tidak lagi pakai surat keterangan tidak mampu dari desa. Kita gunakan basis data resmi pemerintah agar lebih tepat sasaran,” tegas Agus.
Ketiga, ada beasiswa Jalur Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Agus menuturkan, Pemda KSB memfasilitasi mahasiswa masuk ke sejumlah kampus PTN seperti UPN Veteran, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (Unair) lewat jalur mandiri kerja sama. Calon mahasiswa asal KSB mendapat rekomendasi Bupati, sehingga tidak perlu bersaing secara nasional. “Untuk UPN Veteran, tersedia kuota khusus putra-putri KSB. Pendaftaran awal dilakukan di daerah, dan untuk syarat administrasi menyusul akan kami umumkan,” ujarnya.
Selanjutnya Agus menjelaskan skema keempat. Jalur beasiswa terakhir ini kata dia, adalah kerja sama fasilitasi beasiswa kemitraan dengan PT AMMAN. Untuk mengakses program ini para calon penerima akan mendaftar melalui perusahaan dan menjalani seleksi terbuka. “Nanti kita juga segera umumkan syarat-syaratnya,” katanya.
Khusus beasiswa kemitraan PT AMMAN ini terhitung bergengsi. Agus mengungkap, sejumlah PTN ternama yang diajak bekerja sama oleh perusahaan diantaranya dengan Universitas Indonesia (UI), Univeristas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB) hingga Unair dengan fokus program studi keteknikan dan pariwisata. “Mahasiswa yang lulus dibiayai penuh oleh perusahaan dengan kampus mitra,” pungkas Agus.(bug)

