Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Sumbawa, mengimbau kepada seluruh kepala desa untuk menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di masing-masing kantor desa. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penanganan awal ketika terjadi musibah kebakaran.
“Kita minta minimal di masing-masing kantor Desa menyiapkan satu sampai dua tabung APAR,sehingga penanganan awal bisa dilakukan sembari menunggu tim Damkar ke lokasi,” Kabid Operasi Damkarmat Kabupaten Sumbawa, Syahruddin Fachry kepada Suara NTB, kemarin.
Menurut dia, pemenuhan sarana pemadam api masing-masing kantor desa dianggap sangat penting,karena potensi kebakaran dianggap sangat tinggi. Belum lagi pemasangan instalasi listrik yang sudah berumur masing-masing rumah warga dikhawatirkan akan pemicu terjadinya musibah tersebut.
Pemerintah daerah juga akan membentuk relawan pemadam kebakaran di masing-masing desa yang terdiri dari 10 orang. Para relawan ini nantinya akan diberikan penyuluhan dan pelatihan terkait proses pemadaman api tingkat dasar.
“Peran serta masyarakat saat kita harapkan dalam penanganan musibah kebakaran minimal melaporkan ketika ada kejadian, ” ujarnya.
Fachri melanjutkan, hal itu dianggap sangat penting sehingga penanganan dasar ketika terjadi kebakaran bisa dilakukan sembari menunggu petugas Pemadam turun ke lokasi. Pola ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu upaya untuk menekan tingkat kerusakan akibat musibah kebakaran.
“Selain penyediaan Apar di masing-masing desa, kita juga membentuk relawan Pemadam Kebakaran di masing-masing desa sehingga penanganan bencana kebakaran bisa dilakukan dengan cepat,” tukasnya. (ils)


