BerandaNTBLOMBOK TENGAHJelang MotoGP, ITDC Pastikan Sistem Proteksi Kebakaran Sirkuit Mandalika Berfungsi

Jelang MotoGP, ITDC Pastikan Sistem Proteksi Kebakaran Sirkuit Mandalika Berfungsi


Praya (Suara NTB) – Kasus kebakaran menjadi salah satu yang menjadi atensi khusus InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) pada gelaran MotoGP Mandalika, untuk diantisipasi. Sistem proteksi kebakaran di area Sirkuit Internasional Mandalika yang akan menjadi venue balap MotoGP pun sudah dipersiapkan. Dan, saat ini sistem tersebut dipastikan dalam kondisi siap pakai.


Untuk memastikan sistem proteksi tersebut berfungsi dengan baik, uji coba pun sudah dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pekan kemarin.


Proses uji coba sendiri berlangsung dengan baik. Hal menandakan kalau sistem proteksi kebakaran yang disiapkan berfungsi sesuai yang diharapkan dan siap digunakan ketika dibutuhkan.


“Pengujian sistem proteksi kebakaran ini sudah dilakukan dan itu merupakan bagian dari upaya ITDC memastikan kesiapan Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya dari sisi penyelenggaraan event, tetapi juga aspek keselamatannya,” ungkap Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Troy Warokka, dalam keterangannya, Selasa (22/9).


Dalam hal ini, tidak ada yang menginginkan peristiwa kebakaran terjadi. Tetapi upaya antisipasi tetap harus dilakukan. Baik dengan penguatan system proteksi kebakaran yang ada maupum sarana prasarana pendukungnya.


Mengingat, intensitas kegiatan di Sirkuit Internasional Mandalika tercatat cukup tinggi. Di mana hingga September 2026 ini, tercatat ada 132 event yang sudah digelar di Sirkuit Internasional Mandalika selama 244 hari. Terdiri dari 89 event motorsport dan 43 event non-motorsport.


“Tingginya intensitas aktivitas tersebut membuat kesiapan sarana dan prasarana keselamatan menjadi penting untuk memberikan perlindungan bagi pengunjung, peserta event, pekerja dan seluruh pihak yang beraktivitas di Sirkuit Internasional Mandalika. Dan, kesiapan infrastruktur keselamatan menjadi hal penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pihak,” tegas Troy.


Terlebih, dalam waktu dekat ini Sirkuit Internasional Mandalika bakal menjadi host ajang balap roda dua paling bergengsi yakni MotoGP yang akan menghadirkan aktivitas dan mobilitas dalam skala besar. Sehingga kesiapan system proteksi kebakaran menjadi bagian yang harus dipersiapkan dengan matang. Supaya system dipastikan bisa mendukung langkah pengamanan dan penyelamatan saat dibutugkan.


Sistem proteksi kebakaran yang ada di Sirkuit Internasional Mandalika lanjut Troy, sudah didukung dengan sumber air utama berkapasitas 300 meterkubik. Ditambah tiga lapis sistem pompa yang bisa bekerja sesuai kebutuhan. Sistem tersebut juga memiliki pompa cadangan yang dapat tetap mendukung suplai air apabila terjadi gangguan sumber listrik.


Didukung mekanisme pengendalian tekanan untuk melindungi jaringan serta koneksi yang memungkinkan unit pemadam kebakaran memberikan suplai air dan tekanan tambahan jika diperlukan. Sistem berlapis tersebut memberikan dukungan tambahan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. “Dari hasil uji coba yang dilakukan pada sistem pompa dan jaringan hydrant yang telah diperbarui menunjukkan semburan air hydrant mampu mencapai 20–25 meter secara vertikal dan 35–45 meter secara horizontal. Didukung flexible hose sepanjang 30 meter untuk memberikan fleksibilitas jangkauan bagi petugas dalam melakukan penanganan kebakaran,” ujarnya.


Terpisah, Kepala Dinas Damkarta Loteng H. Supardan, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kesiapan sistem proteksi kebakaran yang dimiliki Sirkuit Internasional Mandalika. Namun sebagai bagian dari penyempurnaan, pihaknya merekomendasikan penambahan rambu penunjuk arah menuju titik hydrant.
Tujuannya, semakin memudahkan identifikasi dan akses dalam kondisi darurat. “Sistem keselamatan harus dipastikan bekerja di semua aspek sebelum benar-benar dibutuhkan,” tandasnya. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO