Selong (Suara NTB) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Gunung Rinjani (UGR) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun Anggaran 2026, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Lesehan Purnama tersebut diikuti para peneliti dan pelaksana program pengabdian kepada masyarakat penerima hibah DPPM TA 2026, bersama mitra masing-masing.
Monev internal ini menjadi bagian dari upaya LPPM UGR memastikan seluruh program berjalan sesuai proposal, target luaran, jadwal pelaksanaan, serta ketentuan yang telah ditetapkan. Selain mengevaluasi keterlaksanaan program, kegiatan tersebut juga menjadi forum untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan kebutuhan tindak lanjut dari setiap program.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I UGR, Dr. M. Saleh yang mewakili Rektor Universitas Gunung Rinjani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada LPPM, para peneliti, pelaksana pengabdian, serta mitra yang telah berkomitmen menjalankan program hibah secara bertanggung jawab.
Menurutnya, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Oleh karena itu, setiap program yang memperoleh dukungan pendanaan hibah diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Monev ini bukan sekadar untuk melihat sejauh mana kegiatan telah dilaksanakan, tetapi juga menjadi ruang untuk memastikan bahwa setiap program berjalan sesuai target, menghasilkan luaran yang berkualitas, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan pengembangan institusi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua LPPM UGR, Dr. Karomi, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Monev Internal merupakan salah satu instrumen pengendalian mutu dalam pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UGR.
“Monev internal ini kami laksanakan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendapatkan hibah DPPM Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Kami ingin memastikan bukan hanya aspek administrasi dan keterlaksanaan kegiatan, tetapi juga kualitas proses, capaian luaran, serta kebermanfaatan program,” jelasnya.
Karomi menambahkan, LPPM UGR terus berkomitmen memperkuat budaya penelitian dan pengabdian yang berkualitas, akuntabel, kolaboratif, serta berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.
“Para peneliti dan pelaksana pengabdian tidak hanya dituntut menyelesaikan kegiatan, tetapi juga harus mampu menghasilkan luaran yang terukur dan memberikan dampak. Karena itu, kami mendorong agar setiap program terus membangun kolaborasi dengan mitra dan memastikan hasil penelitian maupun pengabdian dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Monev Internal dilakukan melalui pemaparan perkembangan masing-masing program oleh peneliti dan pelaksana pengabdian. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan sesi evaluasi, diskusi, serta penyampaian masukan dari tim evaluator.
Para mitra juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan perkembangan kerja sama serta manfaat yang telah dirasakan selama pelaksanaan program.
Melalui proses tersebut, LPPM UGR dapat memetakan berbagai capaian dan kendala yang dihadapi masing-masing program sekaligus merumuskan kebutuhan tindak lanjut. Hasil evaluasi selanjutnya diharapkan menjadi bahan perbaikan dan penguatan pelaksanaan program hingga seluruh target luaran dapat tercapai.
Pelaksanaan Monev Internal Hibah DPPM TA 2026 sekaligus menegaskan komitmen LPPM UGR dalam membangun tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang transparan, akuntabel, dan berkualitas.
Upaya tersebut diharapkan turut memperkuat kinerja Universitas Gunung Rinjani dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi serta memastikan kegiatan penelitian dan pengabdian tidak berhenti pada pemenuhan target administratif, tetapi mampu menghasilkan manfaat dan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. (rus)



