BerandaNTBSUMBAWATiga Pimpinan OPD Dirotasi

Tiga Pimpinan OPD Dirotasi

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot merotasi tiga pejabat organisasi perangkat daerah pada, Senin (28/9). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumbawa Nomor 1.210.

Pimpinan perangkat daerah yang dimutasi yakni, Pipin Shakti Bitongo yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat).

Sementara, posisi yang ditinggalkan kini disisi Muhammad Nur Hidayat yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sedangkan, jabatan yang ditinggalkan kini diisi oleh Junaidi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas P2KBP3A.

Bupati menegaskan rotasi jabatan ini murni dilakukan demi kepentingan organisasi dan untuk memastikan roda pemerintahan serta pelayanan publik berjalan optimal. Mutasi ini juga dilakukan berdasarkan manajemen talenta dan sudah disetujui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.

“Mutasi kita lakukan ini sebagai upaya memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan kinerja pemerintahan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan baik,” ucapnya.

Ia melanjutkan, mutasi ini bukan sekadar memindahkan jabatan atau mengisi kekosongan semata,melainkan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik yang lebih baik ke masyarakat.

Bupati menegaskan jabatan tinggi pratama di tiga OPD tersebut, dianggap memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan perlindungan masyarakat baik itu keselamatan, kenyamanan, kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap kondisi kedaruratan.

“Kami tegaskan sebagai pimpinan tinggi pratama tidak cukup hanya menjalankan administrasi semata, tetapi harus mampu menjadi pemimpin yang memiliki kepekaan terhadap persoalan masyarakat,” tambahnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa ini,tidak menginginkan aparatur sipil negara bekerja setengah-setengah melainkan harus bergerak aktif, membangun koordinasi, menghidupkan inisiatif dan menunjukkan etos kerja. Sebab, kinerja pegawai akan dinilai langsung oleh masyarakat.

Selain melantik tiga pimpinan OPD, Bupati juga merotasi 161 kepala sekolah tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Tujuannya demi peningkatan mutu pendidikan bisa berjalan secara maksimal.

“Saya meminta kepada kepala sekolah yang baru dilantik untuk fokus kepada peningkatan kualitas belajar mengajar, termasuk meningkatkan kompetensi para guru yang dimiliki,” harapnya. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN








VIDEO