Praya (Suara NTB) – Sejak mulai digelar pada 2022 lalu, ajang MotoGP Mandalika menjadi salah satu ajang atau event yang sukses menarik wisatawan dalam jumlah besar untuk mau datang ke NTB, khususnya Pulau Lombok. Namun sayang, tingginya kunjungan wisatawan biasanya hanya terjadi saat event berlangsung saja. Dengan kata lain, MotoGP Mandalika belum secara signifikan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan di daerah ini.
Salah satu penyebabnya karena belum adanya event pendukung yang bisa menahan wisatawan untuk tinggal lebih lama di daerah ini. Sehingga penting bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), khususnya sebagai tuan rumah untuk mulai merancang event-event pendukung MotoGP Mandalika yang menarik. Hal ini supaya wisatawan punya alasan untuk mau tinggal lebih lama lagi di daerah ini, baik itu sebelum atau sesudah MotoGP Mandalika berlangsung.
“Ini yang belum kita lihat sejauh ini dukungan event dari pemerintah daerah terhadap ajang MotoGP Mandalika,” sebut Ketua Komisi II DPRD Loteng, Ferdian Elmansyah, S.I.P., M.M., kepada Suara NTB, di kantornya, Rabu (30/9).
Harusnya kehadiran ajang dunia tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk bisa menarik wisatawan sebanyak-banyaknya untuk datang ke daerah ini. Dengan promosi yang lebih intens dan masif. Kemudian ketika wisatawan sudah datang, siapkan event-event pendukung yang bisa dinikmati oleh wisatawan selama berada di Loteng.
Dengan begitu, wisatawan mau tinggal lebih lama lagi untuk berwisata di daerah ini. Terutama setelah ajang MotoGP Mandalika berlangsung. Jangan sampai ketika MotoGP Mandalika selesai digelar, wisatawan langsung kembali ke daerah maupun negaranya masing-masing. Hal itu karena memang tidak ada event yang bisa dinikmati setelahnya.
“Seperti Bau Nyale, itu kan ada event-event pendukungnya. Baik itu sebelum atau setelah eventnya. Kenapa tidak hal yang sama juga dilakukan di MotoGP Mandalika,” ujarnya.
Kehadiran ajang pendukung tersebut lanjur Ferdi, sapaan akrab Ketua Komisi II DPRD Loteng ini, sekaligus bisa menjadi sarana promosi bagi pariwisata di Loteng. Jadi ke depan selain datang untuk nonton MotoGP Mandalika, wisatawan juga datang karena mau menyaksikan event pendukung yang digelar oleh pemerintah. Sehingga tidak monoton hanya menonton MotoGP Mandalika saja, tetapi bisa menyaksikan event-event yang lain.
Kalau lama tinggal wisatawan meningkat, secara tidak langsung akan berdampak pada pergerakan ekonomi daerah. Tidak kalah penting, dari transaksi-tranksi yang dilakukan wisatawan selama berada di daerah ini itu juga bisa menambahkan pemasukan bagi daerah. Baik itu dari pajak maupun retribusi daerah.
“Kita jangan hanya berharap dampak langsung dari gelaran event MotoGP Mandalika saja. Dampak secara tidak langsung mulai pergerakan ekonomi daerah hingga pemasukan dari pajak dan restribusi daerah juga penting. Dan, itu justru potensinya jauh lebih besar,” tegas Sekretaris DPD II Partai Golkar Loteng ini. (kir)



