Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat telah menyalurkan 120 ton bantuan benih padi dan jagung kepada petani. Tujuannya untuk mendukung kegiatan musim tanam tahun ini. “Untuk bantuan benih baik padi maupun jagung sudah kami salurkan ke petani,” kata Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Distan KSB, Muhammad Syamsul Rizal, Rabu (30/9).
Ia merincikan, bantuan benih jagung yang telah disalurkan sekitar 90 ton. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi lahan tadah hujan dengan luasan sekitar 6.000 hektare. Sementara itu, bantuan benih padi disalurkan melalui program optimasi lahan. Total benih yang diberikan mencapai 30,44 ton untuk mendukung kegiatan tanam pada lahan seluas sekitar 761 hektare.
“Jadi untuk benih insyaalah tidak ada masalah. Intinya petani siap menanam sekarang ini,” cetusnya.
Meski menjamin kesiapan di sisi petani, Rizal menyatakan, pelaksanaan kegiatan tanam di musim kemarau petani tetap harus berhati-hati. Pihaknya kata dia, terus mengimbau petani agar tidak mulai menanam jika ketersediaan pasokan air kurang memadai, terutama untuk lahan yang membutuhkan sumber air irigasi.
“Kalau tersedia air petani siap tanam. Kita sudah siap kerahkan petani, sudah kita berikan petani bantuan bibit benih padi dan jagung,” papar Rizal.
Diakuinya, kondisi kemarau sejauh ini belum menimbulkan dampak terhadap kegiatan pertanian. Namun, informasinya mengenai imbauan agar petani sementara tidak melakukan penanaman karena adanya kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi Kalimantong I dan II. Imbauan itu dinilai bersifat sementara. Setelah kondisi jaringan irigasi memungkinkan, petani kembali diperbolehkan melaksanakan kegiatan tanam. “Sekarang sudah kembali petani dapat melaksanakan proses tanam, terbukti tidak ada protes soal itu lagi,” klaimnya.
Ia menegaskan, pihaknya pada prinsipnya telah menyiapkan petani beserta kebutuhan benih. Karena itu, faktor yang menentukan pelaksanaan tanam saat ini adalah ketersediaan sumber air di lapangan. “Mudah-mudahan air tersedia sehingga petani yang sudah dapat bantuan benih bisa mulai melasanakan penanaman,” harap Rizal.(bug)



