BerandaNTBSUMBAWA BARATPelepasan 32 Penerima Beasiswa Alat Berat, Bupati Amar : Lahirkan Tenaga Kerja...

Pelepasan 32 Penerima Beasiswa Alat Berat, Bupati Amar : Lahirkan Tenaga Kerja Lokal Sesuai Kebutuhan Industri

Taliwang (Suara NTB) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah melepas 32 putra-putri daerah penerima beasiswa pelatihan mekanik dan operator alat berat untuk mengikuti pendidikan vokasi di UT School Jakarta dan Semarang. Kegiatan pelepasan sekaligus orientasi peserta itu berlangsung di Lantai III Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah KSB, Jumat (2/10). 

Peserta pelatihan merupakan hasil seleksi dari sekitar 600 pendaftar yang berasal dari seluruh kecamatan di KSB. Mereka terdiri atas 31 laki-laki dan satu perempuan. Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta telah mengikuti Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) selama 10 hari.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi mengatakan, peserta ini dibagi dalam tiga kelompok. Sebanyak 16 orang mengikuti pelatihan mekanik alat berat di UT School Jakarta, delapan orang mengikuti pelatihan operator di lokasi yang sama. Sedangkan, delapan lainnya menjalani pelatihan operator di UT School Semarang.

“Jadi program di gelombang kali ini kita buat tiga kelompok. Kelompok operaror 2 dan 1 kelompok pelatihan mekaniknya,” kata Slamet.

Bupati Amar mengatakan, program beasiswa mekanik dan operator alat berat ini disiapkan untuk menjawab persoalan ketidaksesuaian antara kompetensi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan dunia industri. Menurutnya, sertifikasi dan kompetensi menjadi salah satu syarat penting agar tenaga kerja daerah dapat mengisi pekerjaan teknis yang membutuhkan keahlian khusus.

“Pengalaman menunjukkan bahwa masalah utama ketenagakerjaan adalah ketidaksesuaian atau mismatch antara kualifikasi angkatan kerja kita dengan spesifikasi kebutuhan dunia industri,” cetus Bupati.

Ia berharap peserta pelatihan ini tenaga kerja lokal KSB akan memiliki kompetensi dan lisensi yang sesuai sehingga dapat mengisi posisi teknis, bukan hanya pekerjaan yang tidak membutuhkan keahlian khusus. “Dengan pelatihan ini, anak-anak kita nanti sebagai tenaga kerja tidak saja punya skill tapi punya sertifikat yang juga membuktikan keahliannya itu,” katanya.

Masa pendidikan pelatihan mekanik dan operator alat berat ini  akan berlangsung hingga satu tahun. Selama masa pendidikan itu peserta tidak hanya mendapatkan materi teknis perawatan dan pengoperasian alat berat. Mereka juga mendapat pembinaan karakter melalui konsep “Insani”, yakni Identitas, Santun, Ahli dan Berani, serta menjalani On Job Training (OJT) di jaringan perusahaan mitra United Tractors. Seluruh tahapan tersebut bertujuan untuk membentuk disiplin, budaya kerja dan pemahaman terhadap standar keselamatan kerja.

Bupati meminta peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan serius serta menjaga disiplin selama mengikuti pendidikan di luar daerah. “Ini kesempatan emas bagi kalian untuk mendapatkan ilmu guna menunjang karir kalian. Jadi manfaatkan sebaik mungkin,” seru Bupati kepada para peserta.

Bupati meminta dukungan orang tua agar mendukung anak-anaknya selama menjalani pendidikan nantinya. Seluruh program pelatihan keterampilan ketenagakerjaan ke depan akan dilaksanakan di daerah dengan kehadiran BLK Taliwang. “Termasuk pelatihan alat berat ini akan dapat kita laksanakan secara mandiri setelah revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Telaga Bertong dituntaskan pada 20 November 2026,” janji Bupati.

Sebagai informasi program beasiswa alat berat ini merupakan gelombang kedua yang diselenggarakan Pemda KSB bekerja sama dengan UT School. Program ini menjadi bagian dari penyelegggaraan Program KSB Maju Luar Biasa klaster industrialisasi ketenagakerjaan. (bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO