Praya (Suara NTB) – Festival Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya tingkat Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tahun 2026 sukses digelar. Pada ajang tahunan yang berlangsung pada 30 September sampai 3 Oktober 2026 tersebut, kafilah Kecamatan Praya sukses meraih hasil ganda. Selain sukses menjadi tuan rumah, kafilah Kecamatan Praya juga berhasil meraih predikat juara umum.
Hasil tersebut diraih setelah utusan Kecamatan Praya berhasil tampil dominan, dengan menjadi yang terbaik setidaknya di enam mata lomba dari beberapa 14 mata lomba yang dipertandingkan. Di antaranya, di mata lomba Pop Islami anak, remaja dan dewasa kategori putra dan putri. Kemudian di mata lomba Bivo (Bintang vokalis) Gambus dewasa putra dan putri.

Sedangkan di mata lomba Bivo Gambus anak putra dan putri dikuasai utusan Kecamatan Batukliang yang juga sukses menjuarai mata lomba Qasidah Klasik Remaja. Sementara utasan Kecamatan Praya Barat Daya sukses menjuarai dua mata lomba yakni Bivo Gambus remaja putra dan Qasidah Klasik Remaja putra. Adapun untuk kategori putri dimenangi utusan Kecamatan Praya Timur.
Bagi LASQI Loteng, hasil pada Festival LASQI kali ini akan menjadi dasar dalam mempersiapkan para utusan yang akan dikirim untuk mengikuti Festival LASQI tingkat Provinsi NTB yang direncanakan digelar dalam waktu dekat ini.
“Setelah ini para juara akan langsung mendapat pembinaan sebagai persiapan menghadapai Festival LASQI tingkat provinsi,” sebut Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Loteng Hj. Bq. Nurul Aini Pathul Bahri, saat penutupan Festival LASQI Nusantara Jaya Loteng di Alun-alun Kota Praya, Sabtu (3/10) malam.

Ia mengatakan, persiapan tahun ini dilakukan jauh lebih cepat. Supaya para utusan Loteng nantinya bisa benar-benar siap sebelum bertanding di Festival LASQI tingkat provinsi, sehingga kafilah Loteng nantinya bisa meraih hasil yang maksimal. Bahkan bisa meraih juara umum.
“Di Festival LASQI tingkat provinsi sebelumya, Loteng masih kesulitan. Jangankan untuk menjadi juara umum, dapat juara harapan saja masih kesulitan. Nah, tahun ini kita ingin hasil yang lebih baik lagi,” tegasnya.
Untuk itu, pihaknya berharap dukungan dari semua pihak. Terutama para orang tua dan pihak terkait lainya dari peserta yang akan dikirim nanti, supaya benar-benar didukung penuh. Agar bisa tampil maksimal nantinya. “Kepada pengurus LASQI di semua kecamatan, dukungannya juga sangat kita harapkan,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P.,M.A.P., mengungkapkan dukungan terhadap pengembangan seni musik qasidah di daerah ini. Menurutnya, seni musik qasidah juga merupakan bagian dari syiar Islam yang tentu harus terus dijaga dan dilestarikan. Salah satunya cara yakni dengan menggelar Festival LASQI secara berkelanjutan.
Selain sebagai cara melestarikan seni musik qasidah, Festival LASQI juga bisa wadah pengembangan diri para talenta-talenta seni music Islami di daeerah ini.
Dari sisi penyelenggaraan, Festival LASQI juga turut memberi dampak bagi pergerakan ekonomi masyarakat setempat. Dengan banyaknya orang yang datang menonton bisa mendorong transaksi ekonomi. Sehingga secara tidak langsung, ekonomi masyarakat pun ikut terangkat.
“Dengan adanya festival seperti ini semua bergerak. Syiar Islamnya jalan, wadah pembinaan juga berjalan. Dan, tidak kalah penting saat festival berlangsung ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” tandas Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini. (kir/*)



