BerandaNTBLOMBOK TENGAHBIZAM Beroperasi 24 Jam Selama MotoGP

BIZAM Beroperasi 24 Jam Selama MotoGP

Praya (Suara NTB) – Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) beroperasi selama 24 jam, terhitung mulai Senin (5/10/2026). Kebijakan tersebut dilaksanakan selama ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia berlangsung. Namun dalam skala terbatas, hanya untuk layanan pengangkutan logistik ajang atau event MotoGP Mandalika saja.


“Kalau operasional bandara masih berjalan normal sampai pukul 21.00 Wita. Yang operasional 24 jam itu untuk operasional (layanan penerbangan) kargo selama gelaran MotoGP berlangsung,” sebut Branch Communication & CSR Department Head PT. Angkasa Pura (AP) Indonesia BIZAM, Hidya Putri Ramadhina, Selasa (6/10).


Namun demikian, maskapai dapat mengajukan penambahan penerbangan atau extend melalui persetujuan General Manager selama kebijakan operasional kargo 24 jam berlangsung.


Ia menjelaskan, selama ajang MotoGP berlangsung, pihaknya sudah menerima permintaan tambahan jadwal penerbangan di luar jadwal reguler sebanyak 66 penerbangan. Dengan 48 penerbangan di antaranya merupakan penerbangan ekstra yang diajukan sejumlah maskapai dengan rute terbanyak untuk rute Jakarta-Lombok. Kemudian ada 11 penerbangan carter atau charter flight serta lima penerbangan kargo.


Sementara itu, untuk mendukungan pengamanan di area bandara selama operasional pengamanan MotoGP Mandalika, sebanyak 320 personel pengamanan diterjunkan. Terdiri dari berbagai unsur pengamanan. Mulai dari unsur TNI/Polri, instansi pemerintah, hingga mitra kerja dan komunitas kebandarudaraan sebanyak 66 personel. Sedangkan personel pengamanan internal sebanyak 254 orang.


Kesiapan personel dan sinergi seluruh stakeholder tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan dan operasional bandara tetap berjalan optimal selama periode MotoGP Mandalika 2026.


“BIZAM merupakan salah satu pintu gerbang utama bagi para penonton, wisatawan, dan seluruh pihak yang datang ke NTB untuk menghadiri MotoGP 2026. Karena itu, kami memastikan kesiapan personel, fasilitas, serta koordinasi bersama seluruh stakeholder agar operasional dan pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman,” sebut PGS. GM PT. AP Indonesia BIZAM Herdanu Sri Novanto, sebelumnya.


Tidak hanya soal pengamanan, pihaknya juga melakukan branding MotoGP untuk menghadirkan nuansa MotoGP dan budaya Lombok di area terminal. Guna memberikan pengalaman yang berbeda kepada para penumpang pesawat udara di BIZAM.


Branding MotoGP telah dihadirkam di sejumlah area terminal bekerja sama dengan Pertamina. Di sejumlah area terminal juga dihias dengan ornamen dan kain bermotif tradisional NTB melalui kolaborasi dengan Pemprov NTB dan Pemkab. Loteng. Kehadiran elemen budaya tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat pengalaman penumpang selama berada di bandara.


Tidak sampai di situ saja, atmosfer budaya Lombok juga akan dihadirkan melalui berbagai cultural activation berupa pertunjukan seni dan musik tradisional. Sejumlah kesenian tradisional ditampilkan antara lain musik Genggong, Tari Kembang Sembah, Tari Subahnale, Gamelan Sasak, serta beberapa kesenian tradisional NTB lainnya.


Aktivasi budaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Lombok kepada para wisatawan dan pengguna jasa bandara.


“Kami ingin pengalaman MotoGP bagi para penumpang sudah terasa sejak mereka tiba di bandara. Tidak hanya melalui branding MotoGP, tetapi juga melalui kekayaan budaya Lombok yang kami hadirkan di terminal. Dengan demikian, BIZAM tidak hanya menjadi tempat untuk datang dan pergi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisatawan selama berada di NTB,” ujarnya. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO