Taliwang (Suara NTB) -Tim Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Kabupaten Sumbawa Barat, telah menyelesaikan telaah adminstrasi jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Delapan peserta dinyatakan lolos atau memenuhi persyaratan.
“Delapan orang yang memasukkan lamaran itu semuanya memenuhi syarat administrasi,” terang Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Agusman kepada Suara NTB, Selasa (6/10).
Seluruh peserta yang mendaftar merupakan pejabat di lingkungan Pemda KSB. Agusman mengatakan, pelamar tersebut saat ini tengah memegang sejumlah jabatan level sekretaris OPD, camat hingga kepala bidang atau setara eselon III. “Secara aturan mereka sudah siap mengisi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama pastinya,” cetusnya.
Sesuai tahapan, para peserta yang lolos administrasi selanjutnya akan melalui 3 tahapan seleksi. Pertama, tes penulisan makalah. Kedua, presentasi makalah dan terakhir wawancara oleh tim seleksi yang langsung diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda).
Untuk tahapan penulisan makalah kata Agus, akan akan dilaksanakan, Kamis (8/10) besok. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan presentasi makalah sekaligus wawancara mendalam oleh timsel, Jumat (9/10)
Agus mengatakan, agenda tes dua tahapan krusial selter itu sengaja digelar maraton selama 2 hari berturut-turut. Tujuannya agar peserta fokus menuntaskan semua tahapan seleksi. “Tempatnya juga kita laksanakan semuanya di kantor BKPSDM,” ujarnya.
Presentasi makalah dan wawancara akan menjadi tahapan akhir dalam proses seleksi terbuka tersebut. Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, hasilnya akan disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan rekomendasi.
Rekomendasi dari BKN diperlukan untuk memastikan seluruh proses seleksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Pasca rekomendasi diterima, proses selanjutnya adalah menetapkan tiga peserta dengan hasil terbaik.
“Tiga besar itu nantinya yang akan disampaikan untuk kemudian dipilih oleh Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK),” kata Agus.
Berikutnya dari tiga peserta yang masuk peringkat teratas tersebut, Bupati KSB selaku Pejabat Pembina Kepehawaian (PPK) akan menetapkan satu orang terpilih mengisi jabatan Kepala Satpol PP.
Tahapan seleksi masih sesuai dengan jadwal, pihaknya berharap tahapan berikutnya juga dapat dilaksanakan tepat waktu tanpa mengalami keterlambatan.
“Harapannya tidak molor, sehingga kekosongan jabatan Satpol PP ini bisa segera terisi,” imbuhnya.(bug)



