BerandaHEADLINEKemarau Panjang, Pemprov Berencana Gelar Salat Istisqa

Kemarau Panjang, Pemprov Berencana Gelar Salat Istisqa


Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB berencana menggelar Salat Istisqa atau salat khusus untuk memohon turunnya hujan. Hal ini menyusul kemarau ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah NTB, serta beberapa kabupaten seperti Lombok Barat dan Lombok Timur yang telah lebih dulu melaksanakan salat meminta hujan.


Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB, H. Amir, mengatakan rencana itu akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Gubernur NTB sebelum pelaksanaan ditetapkan. Koordinasi itu berkaitan dengan waktu pelaksanaan dan sejumlah persiapan teknis yang diperlukan.


“Termasuk juga untuk memohon arahan sehubungan dengan kemarau yang panjang ini, perlu dilakukan Salat Istisqa minta hujan turun gitu ya. Karena ini kegiatan yang tidak direncanakan sebelumnya, sehingga hal-hal teknis lainnya juga perlu dipikirkan,” ujarnya, Senin (12/10).


Pelaksanaan Salat Istisqa, katanya tidak bisa ujug-ujug dilakukan. Perlu berbagai kesiapan seperti penentuan imam, butuh khatib, kemudian juga perlu sosialisasi pada masyarakat. Karena itu, koordinasi diperlukan agar kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik.


“Intinya ada niat untuk itu, namun perlu mendapat arahan dan petunjuk dari pimpinan dalam hal ini, nanti Bapak Gubernur atau mungkin Pak Sekda. Ya dalam waktu dekat, waktu pas tepatnya belum. Mudah-mudahan,” katanya.
Menurutnya, Salat Istisqa direncanakan berlangsung di halaman Kantor Gubernur NTB dan terbuka bagi masyarakat umum. Namun, kepastian lokasi dan waktu pelaksanaan masih akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan pimpinan.


“Ya kita akan melakukan seperti biasa di halaman kantor Gubernur. Ini baru rencananya, nanti saya akan segera menghadap pimpinan untuk memastikan. Ini kemauan,” ucapnya lagi.


Ia menegaskan, koordinasi akan segera dilakukan agar rencana tersebut dapat dipastikan dalam waktu dekat. Selain persiapan teknis, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu hal penting untuk mendukung pelaksanaan Salat Istisqa.

Sembilan Kabupaten/Kota di NTB Siaga Kekeringan



Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat sembilan kabupaten/kota di NTB kini dilanda kekeringan. Kondisi itu mencakup 227 desa di 66 kecamatan. Per bulan September lalu, jumlah korban yang terdampak mencapai ratusan ribu jiwa. Dengan rincian Kabupaten Lombok Timur 92.950 jiwa, Kabupaten Sumbawa 42.728 jiwa.


Selanjutnya, Kabupaten Lombok Tengah 33.695 jiwa, Kabupaten Bima 28.894 jiwa, Kabupaten Lombok Barat 22.030 jiwa, Kabupaten Lombok Utara 17.855 jiwa, Kabupaten Dompu 8.940 jiwa, Kabupaten Sumbawa Barat 6.765 jiwa, dan Kota Bima 3.287 jiwa. (era)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO