BerandaNTBLOMBOK TIMUREks Kantor Camat Selong dan Kantor Dispar Lotim Mulai Dibongkar

Eks Kantor Camat Selong dan Kantor Dispar Lotim Mulai Dibongkar

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) mulai membongkar eks Kantor Camat Selong dan Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim. Lahan bekas gedung tersebut akan dimanfaatkan sebagai areal food court atau pusat kuliner.

Pantauan Suara NTB pada Senin (19/10/2026), petugas mulai mengevakuasi aset milik Pemkab Lotim dari lokasi pembongkaran. Langkah ini merupakan bagian dari penataan kawasan di sekitar Taman Rinjani dan Gedung Wanita, Selong.

Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, yang akrab disapa H. Iron, mengatakan penataan kawasan Kota Selong ini bertujuan agar lebih indah dan tertata dengan baik.

Pembangunan kawasan food court ini bersamaan dengan proyek pembangunan Gedung Wanita yang digadang Bupati bakal menjadi gedung serbaguna. Pasalnya sejauh ini, tidak ada gedung yang representatif sebagai lokasi pertemuan dengan kapasitas gedung yang memadai.

Diketahui, pembangunan Gedung Wanita yang telah berusia sekitar 30 tahun dilakukan karena bangunan tersebut belum pernah direhabilitasi secara menyeluruh. Pemerintah daerah akan membangun gedung baru dengan konsep lebih representatif melalui sayembara desain.

“Gedung Wanita yang sudah 30 tahun itu tidak pernah direhab, tidak pernah disentuh, tidak pernah diperhatikan. Sekali-kali kita robohkan semua, kita ratakan saja. Tahun ini kita akan bangun gedung itu dengan anggaran Rp30 miliar,” ujar H. Iron.

Gedung baru tersebut nantinya berganti nama menjadi Gedung Serbaguna. Fasilitas ini disiapkan untuk menampung berbagai kegiatan masyarakat, seperti wisuda, rapat, pertemuan berskala besar, pernikahan dan resepsi, hingga pameran.

Tak hanya membangun gedung, Pemkab Lotim juga menata kawasan Taman Rinjani di bagian depan gedung. Bupati menegaskan bahwa taman nantinya tidak diperbolehkan menjadi lokasi berjualan seperti kondisi saat ini. Taman akan diarahkan sebagai ruang publik untuk berjalan kaki, berolahraga, dan bersantai.

“Orang boleh jalan-jalan kaki, boleh olahraga, semua boleh, tapi tidak boleh jualan,” tegasnya.

Untuk menampung para pedagang agar tetap mendapatkan tempat berjualan yang layak, pemerintah daerah berencana membangun food court dengan anggaran sekitar Rp7 miliar. Pembangunan food court akan terintegrasi dengan penataan kawasan di sekitar Gedung Serbaguna, termasuk lahan eks kantor camat yang kini mulai dibongkar.

Dengan penataan tersebut, kawasan sekitar Gedung Serbaguna dan Taman Rinjani diharapkan menjadi salah satu ruang publik yang lebih tertata di Selong. Masyarakat nantinya dapat memanfaatkannya untuk berolahraga, berjalan-jalan, menghadiri berbagai kegiatan di Gedung Serbaguna, maupun menikmati kawasan kuliner yang disiapkan pemerintah. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN














VIDEO