BerandaNTBKOTA BIMAPembangunan BLK Modern dan Sekolah Rakyat, Pemkot Bima Konsultasikan Rencana ke Pusat

Pembangunan BLK Modern dan Sekolah Rakyat, Pemkot Bima Konsultasikan Rencana ke Pusat

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota Bima mengonsultasikan sejumlah rencana pembangunan kepada pemerintah pusat, mulai dari pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) Modern, revitalisasi pasar, hingga pembangunan Sekolah Rakyat. Konsultasi tersebut dilakukan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan ke sejumlah kementerian pada awal pekan ini.

Pembahasan tersebut mencakup pengembangan sarana perdagangan, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta penyesuaian peruntukan lahan untuk rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Ketiga agenda itu masih berada dalam tahap koordinasi dan konsultasi, berdasarkan informasi yang disampaikan Pemerintah Kota Bima.

Di Kementerian Ketenagakerjaan RI, Wawali mendorong fasilitasi pengembangan BLK modern untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja, khususnya generasi muda. Fasilitas tersebut diharapkan menyediakan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Pengembangan BLK Modern merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja, khususnya generasi muda Kota Bima, agar lebih siap memasuki dunia kerja dan mampu bersaing di tengah kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang,” katanya.

Selain itu, Wawali berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan RI terkait rencana pembangunan dan revitalisasi Pasar Raya Amahami serta penataan kawasan Pasar Senggol Kota Bima.

Pasar Raya Amahami direncanakan menjadi pusat perdagangan yang modern, higienis, tertib, hijau, dan tangguh terhadap banjir rob. Sementara itu, revitalisasi Pasar Senggol diarahkan untuk mengembangkan koridor pusaka sekaligus memperkuat ekonomi rakyat dan membuka ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Dalam koordinasi tersebut, disampaikan perhatian Pemerintah Kota Bima terhadap pengembangan sarana perdagangan, termasuk rencana pembangunan dan revitalisasi Pasar Raya Amahami serta penataan kawasan Pasar Senggol Kota Bima,” ujarnya.

Selanjutnya, Wawali berkonsultasi dengan Direktur Jenderal Planologi Kehutanan, Ade Tri Ajikusumah, mengenai rencana penyesuaian tujuan penggunaan lahan yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bima.

Menurut Feri, pembangunan sekolah rakyat diharapkan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

“Pemerintah Kota Bima mendukung penuh rencana pembangunan sekolah rakyat oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari ikhtiar memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” tandasnya. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN















VIDEO