Praya (Suara NTB) -Sebagai wujud komitmen dalam mendukung dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah ini sejak dini, PT. Angkasa Pura (AP) Indonesia Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) meluncurkan Program Pangan Berdaya. Berupa pemberian makanan tambahan bergizi serta kegiatan kelas gizi. Dengan menyasar sebanyak 325 balita serta 103 ibu hamil dengan kategori Kurang Energi Kronis (KEK).
Programnya sendiri direncanakan berjalan selama empat bulan di tiga puskesmas lingkar bandara. Masing-masing Puskesmas Penujak, Puskesmas Sengkol dan Puskesmas Batujai. “Program pangan berdaya merupakan bagian dari upaya InJourney Airports dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan. Sekaligus mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat sejak dini.
Untuk itu, sehingga sasaran programnya fokus pada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal pemenuhan gizi. Terutama balita dan ibu hamil dengan kondisi KEK,” sebut General Manager (GM) PT. AP Indonesia BIZAM Aidhil Philip Julian, Kamis (29/10).
Selama program berjalan, pihaknya menggelar berbagai kegiatan. Mulai edukasi gizi bagi orang tua atau pengasuh balita dan ibu hamil hingga penimbangan serta pengukuran status gizi balita. Kemudian program utamanya berupa pemberian makanan tambahan bagi balita, serta penyaluran susu bagi balita dan ibu hamil dengan kondisi KEK senilai sekitar Rp 151 juta. Ditambah edukasi mengenai gizi seimbang dan pola pemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Programnya sudah berjalan sejak bulan Agustus 2026 kemarin dan baru akan berakhir di bulan November 2026 mendatang. Jadi selama empat bulan, semua balita dan ibu hamil yang jadi sasaran, terus mendapat pendampingan dan tambahan makanan bergizi.
“Dalam pelaksanaannya kita tentu tidak sendiri. Kita bersinergi dengan Puskesmas Penujak, Puskesmas Sengkol dan Puskesmas Batujai. Keterlibatan fasilitas kesehatan itu untuk memastikan program berjalan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat,” imbuhnya.
Aidhil menegaskan, program pangan berdaya tersebut merupakan bentuk kontribusi pihaknya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di daerah ini. Khususnya kualitas kesehatan ibu dan anak. Berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada kehadiran program tersebut diharapkan bisa menjadi menjadi bagian penting dalam upaya mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Melihat besarnya manfaat dari program tersebut pihaknya berkomitmen untuk terus melanjutkan programnya di masa yang akan dating. Supaya bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional BIZAM.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan para pemangku kepentingan yang ada. Guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. (kir)



