Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa, memastikan segera menyusun Detail Engineering Design (DED) jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT tahun 2028. Penyusunan DED tersebut dilakukan pemerintah sebagai bentuk komitmen agar Sumbawa bisa menjadi tuan rumah.
“Informasi awal, ada empat cabang olahraga yang akan dilaksanakan di Sumbawa sebagai tuan rumah. Makanya, DED kita susun sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaannya,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo.
Menurutnya, titik berat dalam penyusunan DED tersebut berkaitan dengan kenyamanan para atlet yang bertanding dan para penonton serta untuk mengetahui kebutuhan anggaran untuk revitalisasi.
KONI Pusat juga sudah melakukan visitasi seperti cabor panahan dan motor cross di Samota, tarung drajat di GOR Cenderawasih dan pick ball. Tinjauan lapangan ini untuk memastikan kesiapan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan PON.
Pemerintah juga sudah menandatangani surat kesanggupannya sebagai tuan rumah, sehingga seluruh kebutuhan akan disiapkan dalam penyusunan dokumen perencanaan tersebut.
Sebelumnya pemerintah juga telah menyelesaikan penyusunan DED untuk merevitalisasi sejumlah venue olahraga. Seperti GOR Mampis Rungan dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,8 miliar dan revitalisasi Lapangan Cenderawasih sekitar Rp5,5 miliar.
Dikatakan, Tribun di GOR Pragas membutuhkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar dan venue panahan Samota membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar. Venue panahan dibutuhkan anggaran Rp600 juta untuk penataan lahan. Sementara untuk penataan lebih lanjut dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,4 miliar. (ils)



