BerandaNTBLOMBOK BARATLobar Dorong Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Lobar Dorong Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Giri Menang (Suara NTB) – Sebanyak 114 siswa Sekolah Rakyat (SR) Lombok Barat (Lobar) dilepas untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Kabupaten Lombok Utara (KLU), lantaran Sekolah Rakyat di Lobar belum dibangun. Ratusan siswa ini akan menempuh pendidikan sementara waktu di Sekolah Rakyat KLU hingga Sekolah Rakyat di Lobar terbangun. Untuk itu, Pemkab dan kalangan DPRD mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di aset Pemkab di Kuripan, Lobar.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Lobar, Dr. Syamsuriansyah, menyampaikan, pihaknya mendukung, bahkan mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Lobar. Karena ini merupakan salah satu program yang baik dalam mengurangi serta meminimalisasi Angka tidak sekolah (ATS) dan Angka Putus Sekolah (APS) yang masih tinggi di Lobar.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dikerjakan, insyaallah akan kita bangun di wilayah Kuripan,” kata Syamsuriansyah, Senin (2/11/2026).

Ia mengatakan, ada beberapa dokumen yang belum diselesaikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Untuk itu, ia berharap kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menyelesaikan dokumen kelengkapan rencana pembangunan SR tersebut. Lahan pun sudah siap dengan luas sekitar 7-8 hektare.

Menurutnya, dengan dititipnya siswa siswi Sekolah Rakyat di KLU, tidak menutup celah pembangunan Sekolah Rakyat di Lobar. Apalagi Lobar yang pertama membuka Sekolah Rakyat, di mana ratusan anak masih ditampung di SR-MP di Sentra Paramita dan SR-SD di SKB Gunungsari tetap berjalan.

Untuk itu fokus Pemkab saat ini mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat tersebut yang memang dari awal ditetapkan di Lobar dari pemerintah pusat.

Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha juga menyampaikan harapan serupa. Ia mengungkapkan harapannya, agar Lobar dapat segera memiliki Sekolah Rakyat sendiri. Saat ini, rencana pembangunan fasilitas tersebut masih dalam proses koordinasi dan persiapan bersama perangkat daerah terkait.

“Mudah-mudahan pada tahun 2027 proses pembangunan Sekolah Rakyat di Lobar sudah mulai berjalan. Dengan demikian, ke depan anak-anak kita tidak perlu lagi menempuh pendidikan di luar daerah karena sudah tersedia Sekolah Rakyat di Lobar,” harapnya.

Ia optimistis, melalui pendidikan yang berkualitas dan pembinaan karakter sejak dini, para siswa Sekolah Rakyat kelak dapat tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah, bahkan menjadi pemimpin masa depan Lobar. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO