Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Bupati Lombok Barat (Wabup Lobar), Hj. Nurul Adha resmi melantik H. Fauzan Husniadi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar pada Rabu (4/11/2026). Pelantikan yang digelar di Aula kantor Bupati itu dihadiri oleh Gubernur NTB, Anggota DPR RI dapil NTB 2 H. Fauzan Khalid, Forkopimda, dan segenap kepala OPD serta tamu undangan.
Wabup dalam kesempatan itu mengingatkan Sekda tentang banyaknya pekerjaan rumah (PR) besar yang butuh penyelesaian. Seperti memperbaiki tata kelola keuangan dampak musibah penangkapan oleh KPK. Tata kelola keuangan Lobar pun masih berada di bawah pengawasan atau pemantuan KPK.
Wabup pun menargetkan catatan-catatan KPK ini bisa diselesaikan di bawah kepemimpinan Sekda.
“Yang menjadi catatan KPK yang masih sampai hari ini adalah tata kelola keuangan masih bermasalah, mudah-mudahan dengan kepemimpinan pak Sekda bisa diselesaikan,” kata Wabup Hj. Nurul Adha.
Terlebih Sekda yang baru dilantik juga direstui oleh anggota DPRD, sehingga diharapkan terbangun harmonisasi antara eksekutif dan legislatif yang dijembatani oleh Sekda.
Wabup juga menyampaikan dirinya tidak mengintervensi proses seleksi Sekda. Ia meminta Tim Pansel menghantarkan tiga besar calon Sekda, sesuai dengan hasil seleksi yang dilakukan secara profesional. “Dan Alhamdulillah hari ini kita sudah menetapkan dan melantik, saya sampaikan terima kasih kepada tim pansel,” kata Wabup, sembari menyampaikan ucapan selamat kepada sekda definitif yang baru dilantik.
Wabup menyampaikan bahwa amanah jabatan Sekda ini berat. Karena sekda harus menemani, membantunya menata kelola pemerintahan Lobar. “Dan yang menjadi PR besar kita adalah tata kelola keuangan Kabupaten Lombok Barat. Dan Saya percaya pak sekda sudah menyiapkan diri jauh sebelumnya, mengikuti kompetisi (seleksi),” tegasnya.
Tanpa harus didorong pun, Sekda bisa menunjukkan menjadi yang terbaik. Wabup juga mengingatkan tugas Sekda sebagai komandan ASN. Karena itu ia mengajak seluruh kepala OPD, jajaran OPD untuk bersama-sama membangun soliditas, menjadi satu tim yakni Pemkab Lobar.
Wabup pun yakin di bawah kepemimpinan Sekda, Pemkab Lobar menjadi lebih baik. Sebab di masa jabatan Pj. Sekda, H. Saeful Ahkam, sudah menunjukkan kerja yang luar biasa. Di mana Pj. Sekda sudah menyelesaikan tugasnya, menghantarkan proses seleksi Sekda hingga pelantikan.
Menurutnya, hal ini berkat soliditas dan kerja bersama yang harus terus ditingkatkan. Wabup juga mengingatkan OPD tidak boleh ada kubu-kubuan, tetapi membangun bersama soliditas dan sinergitas. Tidak ada lagi OPD yang bekerja sendiri-sendiri, tetapi Wabup menekankan kebersamaan. Terlebih lagi, masih banyak sekali PR, di antaranya kemiskinan yang masih tinggi. Meski bisa diturunkan dari 11,9 persen menjadi 11,6 Persen. Angka stunting yang mencapai 8,93 persen.
Selanjutnya, anak tidak sekolah (ATS) yang masih tinggi mencapai 7.360 orang. Wabup berharap bantuan Pemprov dalam hal ini Gubernur untuk menangani ATS ini. Pasalnya yang ditemukan banyak tidak sekolah lulusan SMP tidak bisa melanjutkan ke SMA. Selain itu, tantangan pertumbuhan ekonomi masih di bawah provinsi, yang butuh gerak cepat bersama untuk mengejar ketertinggalan.
Oleh karenanya Wabup kembali menekankan pada Sekda untuk membangun soliditas ASN untuk bersama-bersama menyelesaikan PR PR. Untuk menyelesaikan PR berat ini, tentu pihaknya berkolaborasi dan dibantu oleh anggota DPR RI, baik itu H. Fauzan Khalid dan H. Abdul Hadi. Hal ini sebagai dorongan untuknya bisa bekerja menyelesaikan permasalahan, seperti sampah yang menjadi masalah klasik. (her)



