spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANJelang Nataru 2025, Diversifikasi Menu MBG Cegah Inflasi Pangan

Jelang Nataru 2025, Diversifikasi Menu MBG Cegah Inflasi Pangan

Mataram (Suara NTB) – Satuan Tugas (Satgas) MBG NTB meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di NTB untuk mendiversifikasi menu jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kelangkaan komoditas pangan tertentu di masyarakat jelang akhir tahun.

Selain Satgas, sebelumnya Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya memvariasikan menu MBG dengan alasan yang sama.

Sebagai tindak lanjut, sejumlah SPPG di Mataram bergerak cepat untuk memastikan bahan-bahan pangan yang digunakan adalah bahan yang berbeda dari biasanya.

SPPG Rembiga, misalnya yang langsung menindaklanjuti arahan Presiden dan Satgas MBG untuk diversifikasi menu.

“Untuk SPPG Rembiga sangat mengikuti arahan untuk diversifikasi menu,” ujar Ketua SPPG Rembiga, Gede Artana Putra, Senin (8/12).

Sejak Minggu (7/12), pihaknya telah merancang menu-menu yang akan dihidangkan untuk operasional ke depan. Menu-menu tersebut merupakan olahan dari pangan yang jarang digunakan.

“Kami akan menggunakan bahan yang jarang digunakan, kami menggunakan olahan abon Ikan, telur puyuh, menu bubur kacang hijau,” jelasnya.

Upaya memvariasi menu ini juga dilakukan untuk memberdayakan ekonomi lokal dengan cara memanfaatkan jajanan daerah sekitar.

Gede menjelaskan, hal ini juga tetap sejalan dengan upaya mencegah inflasi. “Dalam konsep pemerataan mulai memberdayakan pedagang kue-kue lokal, umkm seperti onde-onde, dan lainnya merupakan Langkah kami untuk mengantisipasi inflasi harga bahan pangan jelang nataru,” terangnya.

“(Langkah ini) juga sebagai pembantu pemenuhan gizi adik-adik di sekolah yang disesuaikan dengan standar gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” imbuhnya.
Sebelumnya, Satgas MBG NTB juga telah mengingatkan seluruh SPPG di NTB agar menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo terkait variasi menu.

Ketua Satgas MBG NTB, Ahsanul Khalik, pada Selasa (25/11) mengingatkan seluruh SPPG di NTB untuk memvariasi menu guna menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga komoditas, dan memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berlangsung dengan kualitas terbaik.

“Diversifikasi menu yang dimaksud bukan pengurangan nilai gizi, bukan pengurangan porsi, dan bukan penurunan kualitas, tetapi pengaturan variasi bahan pangan yang memiliki kandungan gizi setara, sesuai standar dan rekomendasi ahli gizi,” ujarnya. (sib)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO