Praya (suarantb.com) – Masa persidangan kedua tahun 2025-2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng) resmi dimulai, Kamis (8/1/2026) kemarin. Sekaligus menandai selesainya masa persidangan pertama 2025-2026. Selama empat bulan ke depan, DPRD Loteng menargetkan menuntaskan setidaknya 12 agenda utama. Mulai dari pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) hingga kegiatan reses dan monitoring program tahun 2025.

Untuk pembahasan ranperda sendiri, DPRD Loteng telah mengagendakan pembahasan sebanyak 12 ranperda pasa masa persidangan kali ini. Terdiri dari delapan ranperda usul DPRD Loteng. Ditambah empat ranperda usul pemerintah daerah.
Dengan pembahasan ranperda usul DPRD Loteng akan dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) I sebanyak tiga ranperda. Yakni Ranperda tentang Pengawasan Dan Pengendalian Minuman Beralkohol, Ranperda tentang Ekonomi Kreatif, serta Ranperda tentang Rumah Susun Umum dan Rumah Susun Khusus.
Kemudian Pansus II kebagian menyelesaikan pembahasan dua ranperda usul DPRD Loteng. Yakni Ranperda Tentang Rencana Tata Ruang Dan Wilayah (RTRW) Loteng 2025-2045, dan Ranperda Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah.
Pembahasan ranperda usul DPRD Loteng juga akan dilakukan oleh Komisi I untuk Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Komisi IV membahas Ranperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Bencana. Ditambah membahas Ranperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Kesenian Daerah yang akan dilakukan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Loteng.
Adapun untuk pembahasan empat ranperda usul pemerintah daerah yang sudah masuk akan ditentukan kemudian. Keempat ranperda tersebut yakni Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kepada BUMD, Ranperda tentang Penyelenggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha serta Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi.
Dalam rapat paripurna DPRD Loteng yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Loteng, Kamis (8/1), Ketua DPRD Loteng H. Lalu Ramdan, S.Ag., mengatakan pada awal tahun ini DPRD Loteng dihadapkan dengan agenda yang cukup padat. Selain harus melanjutkan dan menyelesaikan pembahasan sejumlah ranperda yang belum tuntas tahun lalu, DPRD Loteng juga dihadapkan dengan kegiatan lain.
Yang paling dekat DPRD Loteng akan melakukan penyusunan Renja (Rencana Kerja) DPRD Tahun 2027. Termasuk menyusun program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Loteng tahun 2027 serta membahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah tahun 2025.
Pihaknya berharap seluruh agenda yang direncanakan bisa berjalan sesuai rencana.
Sehingga apa yang dihasilkan DPRD Loteng bisa memberikan manfaat bagi masyarkat dan daerah ini. “Pencapaian positif selama tahun 2025 lalu kita harapkan bisa menjadi motifasi untuk bisa lebih baik lagi ditahun ini,” ujar politisi Partai Gerindra ini. (kir/*)

