spot_img
Kamis, Januari 29, 2026
spot_img
BerandaHEADLINEHari Ini, NTB Tanda Tangani Kerja Sama Regional dengan Bali dan NTT

Hari Ini, NTB Tanda Tangani Kerja Sama Regional dengan Bali dan NTT

Mataram (suarantb.com) – Kerja Sama Regional gugusan Sunda Kecil resmi dimulai hari ini, Rabu, 28 Januari 2026. Provinsi NTB, bersama dengan Bali dan NTT akan bekerja sama pada empat sektor, yaitu pariwisata, energi, konektivitas, dan perdagangan meliputi pertanian, perikanan, dan peternakan.

Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Jamaluddin, S.Sos., MT., menyampaikan, setelah resmi bekerja sama, implementasi kolaborasi ini ditargetkan dapat segera berjalan. Jamal berharap kerja sama tersebut mampu meningkatkan serapan komoditas lokal, memperkuat rantai pasok antarwilayah, serta membuka peluang lapangan kerja baru, khususnya bagi petani, nelayan, dan pelaku usaha peternakan di NTB dan NTT.

Kerja sama antar tiga daerah itu dinilai sebagai langkah strategis sekaligus bersejarah. Kolaborasi ini menjadi yang pertama di kawasan Sunda Kecil dengan mengintegrasikan potensi ekonomi, pariwisata, dan perdagangan lintas provinsi. Dalam skema kerja sama tersebut, Bali diposisikan sebagai pintu masuk utama sekaligus hub pariwisata dan ekspor bagi produk-produk unggulan yang berasal dari NTB dan NTT.

“Tidak bisa kita pungkiri, Bali selama ini dikenal sebagai jendela pariwisata Indonesia ke dunia internasional. Sehingga kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi produk-produk daerah,” ujar mantan Kepala Dinas Perdagangan NTB ini.

Kerja Sama Regional Berikan Manfaat

Mantan Kepala Dinas Pariwisata itu menegaskan, kerja sama regional ini dirancang untuk memberikan manfaat timbal balik bagi masing-masing daerah. Komoditas yang dibutuhkan Bali, namun tersedia di NTB dan NTT, seperti hasil pertanian, perikanan, dan peternakan, dapat disalurkan secara berkelanjutan.

Sebaliknya, kebutuhan NTB dan NTT yang tidak tersedia di wilayah masing-masing dapat dipenuhi melalui Bali maupun mekanisme perdagangan antarprovinsi. “Selain pasar domestik, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendorong ekspor bersama,” ucapnya.

Ia menambahkan, jauh sebelum penandatanganan kerja sama, Gubernur Bali telah menyampaikan kesiapan Bali untuk menjadi hub ekspor bagi produk NTB dan NTT. Termasuk di antaranya penggunaan label bersama pada kemasan ekspor.

“Kita berharap, kerja sama ini dapat meningkatkan daya saing produk NTB dan NTT di pasar global. Apalagi produk-produk ekspor dari Bali yang telah menembus pasar Eropa dan negara lain dinilai memiliki daya tarik tinggi,“ ungkapnya. (era)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO