Mataram (Suara NTB) – Lokakarya Isu-Isu Terkini dalam Pengajaran dan Penelitian Pendidikan Bahasa dilaksanakan di Aula Cilinaya Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 10 Agustus 2024. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APP BIPA) Cabang NTB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pengajar dan pihak-pihak yang tertarik memperdalam pengetahuan terkait pengajaran dan penelitian pendidikan bahasa. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 peserta, baik secara daring maupun luring.
Kantor Bahasa sebagai lembaga dengan salah satu tugas memastikan penyelenggaraan BIPA sebagai program internasionalisasi Bahasa Indonesia, mendukung penuh adanya kegiatan ini dengan menerima tawaran kolaborasi. Kepala Kantor Bahasa NTB, Dr. Puji Retno Hardiningtyas, S.S., M.Hum., membuka kegiatan secara daring. Ia menyampaikan bahwa adanya lokakarya ini merupakan kabar baik bagi penyelenggaraan BIPA di NTB, khususnya kegiatan ini diselenggarakan oleh APPBIPA.
“Semoga kegiatan ini mampu memberi masukan pengajaran yang lebih baik dan menyenangkan bagi peserta dalam mengajarkan bahasa Indonesia,” tuturnya.
Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Muchammadun sebagai Ketua APPBIPA dalam sambutannya. Ia menyampaikan bahwa keluaran kegiatan ini adalah hal yang terpenting, yakni pemantik penyelenggaraan BIPA yang lebih aktif. Kegiatan ini juga merupakan hasil kerja sama dalam pembinaan lembaga BIPA yang ada di NTB di antaranya, yaitu Pusat Bahasa Unram, APPBIPA NTB, MalFi NTB, UIN, dan Undikma.
Dalam kegiatan ini, terdapat tiga materi yang disampaikan. Secara khusus, dihadirkan narasumber dari Universitas Negeri Semarang, yakni Dr. Wati Istanti, M.Pd. Wati menyampaikan materi terkait Praktik Baik Pengajaran BIPA. Ia memulai materi dengan meminta peserta mengidentifikasi budaya, kebiasaan, dan kebijakan dalam negara pemelajar BIPA yang akan diajarkan bahasa Indonesia.
Materi selanjutnya dipaparkan oleh Zamzam Hariro tentang siklus pembelajaran bahasa dan materi pembelajaran bahasa yang bisa diberikan kepada para pemelajar asing. Ia juga memaparkan praktik baik yang dilakukan selama mengajar di beberapa negara.
Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan dari Muchammadun yang berisi tentang ide-ide penelitian yang dapat dilakukan terkait BIPA sehingga dapat diterima untuk mencari beasiswa di luar negeri. Selain itu, ia juga memaparkan tentang penelitian yang telah dilakukan dan perkembangan penelitian yang lain yang masih membutuhkan perhatian. (ron)


