spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaEKONOMIBulog NTB Targetkan Serapan 240 Ribu Ton Gabah, Petugas Lapangan Bekerja Tanpa...

Bulog NTB Targetkan Serapan 240 Ribu Ton Gabah, Petugas Lapangan Bekerja Tanpa Libur

Mataram (suarantb.com) – Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai tancap gas untuk memperkuat cadangan pangan daerah. Menjelang musim panen raya, Bulog NTB memberlakukan kebijakan operasional khusus dengan menggenjot penyerapan gabah dan beras petani tanpa hari libur.

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk mengejar target serapan tahunan yang dipatok sebesar 240.000 ton setara beras. Hingga pertengahan Februari 2026, realisasi serapan tercatat telah mencapai 11.431 ton.

“Saat ini persentasenya memang masih di angka 4 persen karena baru memulai. Namun, kami optimis pada puncak panen raya di bulan Maret dan April mendatang, target 240.000 ton tersebut dapat tercapai,” ujar Pimwil Bulog yang akrab disapa Regar tersebut di Mataram, Kamis (19/2/2026).

Demi memastikan hasil panen petani terserap secara maksimal, Bulog NTB menginstruksikan petugas lapangan untuk tetap bekerja selama tujuh hari dalam seminggu. Kebijakan “tanpa hari libur” ini diharapkan mampu mengamankan stok dalam jumlah besar pada paruh pertama tahun ini.

“Sabtu dan Minggu kami tetap lakukan penyerapan. Harapan kami, pada semester pertama tahun ini, minimal 50 persen dari total target tahunan sudah bisa tercapai,” imbuh Regar.

Jamin Stok Ramadan dan Idulfitri

Selain fokus pada penguatan stok di hulu, Bulog NTB juga memastikan kesiapan di sisi hilir, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dipastikan akan terus digelontorkan ke pasar sesuai ketentuan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat.

“Kami sampaikan kepada masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa, Bulog siap menjaga ketersediaan beras SPHP,” tegasnya.

Saat ini, ketahanan pangan di NTB berada dalam kondisi yang sangat prima. Total cadangan beras daerah dilaporkan mencapai 154.000 ton, jumlah yang diklaim aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu tahun ke depan.

Dengan kombinasi stok yang melimpah dan skema serapan gabah yang masif, stabilitas harga pangan di NTB diharapkan tetap terjaga meski terjadi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan. (r/fan)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO