Giri Menang (suarantb.com) – Ribuan anak dari keluarga tak mampu atau miskin di Lombok Barat mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP), berupa bantuan tunai pendidikan dari pemerintah Indonesia. Tahun ini pun siswa penerima bantuan ini di Lobar diupayakan meningkat dibanding tahun lalu. Progam PIP ini diperoleh Lobar, berkat pengawalan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani dan Fraksi PKB DPRD Lobar.
Pada Kamis (5/3/2026) dilakukan penyerahan PIP oleh Wakil Rakyat Dapil Nusa Tenggara Barat 2 itu dipusatkan di Pondok Pesantren Darussalam Bermi, Kecamatan Gerung. Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Lobar TGH Hardiyatullah M.Pd., dari Fraksi PKB DPRD Lobar, perwakilan sekolah, ratusan orang dan wali murid.
Lalu Hadrian yang merupakan, Ketua DPW PKB NTB itu mengatakan bahwa dalam kesempatan itu pihaknya membagikan Program PIP khusus untuk Kecamatan Kuripan. Jumlah penerima PIP di Kecamatan Kuripan sekitar 2.300 siswa mulai dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK pada tahun 2025. “Ini usulan tahun lalu, dan alhamdulillah sudah cair. Dan kami silaturahmi dengan orang tua untuk evaluasi ada yang belum cair atau tidak?” ujarnya.
Setelah dievaluasi, ternyata masih ditemukan tiga atau empat siswa yang belum cair. “Ini akan diurus di bank, kendalanya biasa orang tuanya belum melakukan aktivasi rekening di bank, uangnya sudah ada di bank, tinggal dicairkan,” ujarnya.
Pada tahun ajaran 2026 ini, pihaknya mengusulkan kembali bagi yang belum masuk dalam kuota 2.300 tersebut ke Pemerintah Pusat. Lobar, kata dia, mendapatkan PIP cukup besar. Rata-rata per kecamatan mencapai di atas 2.000 orang. Di Kecamatan lain pun sudah dibagikan progres PIP ini, seperti Gerung mencapai sekitar 2.500 orang. Untuk anak-anak di NTB yang mendapatkan program PIP ini sebanyak 200 ribu anak. Khusus Lobar, pihaknya berupaya lebih maksimal.
Terkait isu yang beredar terkait dugaan jual beli atau pungutan program PIP ini, ia memastikan yang diusulkan melalui pihaknya tidak ada praktik itu. Kalaupun ada yang mencatut namanya, ia memastikan itu bohong. Sebab untuk memastikan program ini tepat sasaran dan tidak diperjualbelikan, telah ada pendampingan dari kejaksaan.
Jumlah PIP yang disalurkan untuk setiap penerima yaitu, PAUD sebesar Rp450 ribu, SD Rp450 ribu, SMP Rp750 ribu, dan SMA/SMK Rp1,8 juta per tahunnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lobar TGH Hardiyatullah menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang banyak membawa program pusat untuk membantu masyarakat NTB, khususnya Lombok Barat. Politisi PKB ini juga berterima kasih atas kehadiran Ketua DPW-nya dalam penyerahkan program PIP di Ponpesnya. “Salah satunya program PIP yang diserahkan beliau, di dapil kami saja (Gerung- Kuripan) hampir 4.000 yang diberikan PIP,” sebutnya. (her)


