Senin, Maret 9, 2026

BerandaNTBLOMBOK TIMURWarga Sembalun Bumbung Diduga Bakar Motor Terduga Maling Alpukat

Warga Sembalun Bumbung Diduga Bakar Motor Terduga Maling Alpukat

Selong (suarantb.com) – Dugaan aksi main hakim sendiri terjadi di Lombok Timur (Lotim). Maraknya pencurian buah alpukat jenis Hass di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, memicu kemarahan warga. Puncaknya, pada Minggu (8/3/2026) malam, sebuah sepeda motor yang diduga milik pelaku dibakar massa setelah terduga pencuri berhasil melarikan diri dari kepungan pemilik kebun dan warga.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 20.00 Wita, bertepatan dengan waktu salat tarawih. Seorang pemilik kebun, Amaq Dodik (50), yang sudah berkali-kali menjadi korban pencurian, memilih untuk tidak berangkat ke masjid dan mengintai kebunnya. Usahanya membuahkan hasil ketika ia mendapati dua orang tak dikenal masuk ke kebunnya dan mulai memetik alpukat.

“Bukan hanya sekali dua kali kehilangan, makanya dia (pemilik) ke sana untuk berjaga-jaga. Siapa tahu malingnya datang. Benar saja, baru petik empat biji, langsung dikagetkan,” ujar Karis, kerabat korban, saat memberikan keterangan via telepon.

Melihat aksinya diketahui, Amaq Dodik berusaha menghadang pelaku. Namun, karena kalah jumlah, ia berteriak meminta tolong, hingga warga dan saudaranya, Amaq Egi, datang ke lokasi. Sadar aksi mereka terbongkar, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah selatan dan utara, meninggalkan sepeda motor Honda Beat di tempat kejadian perkara (TKP).

Massa yang sudah tersulut emosi karena kasus pencurian yang kian meresahkan akhirnya melampiaskan amarah dengan membakar sepeda motor milik pelaku hingga hangus tak bersisa.

Karis menambahkan bahwa kerugian yang dialami para petani alpukat di wilayah tersebut tidaklah sedikit. Bahkan, ada petani yang kehilangan hingga hitungan kuintal saat buah sudah siap panen.

“Satu kebun itu bisa hilang sampai satu kuintal. Kasihan, padahal besoknya mau panen. Bahkan ada yang tidak disisakan sama sekali,” ungkap Karis dengan nada kecewa.

Kapolsek Sembalun, Iptu Lalu Subadri, membenarkan adanya laporan pencurian di kebun milik Amaq Dodik di Dusun Lauk Rurung Barat. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu kerangka motor bekas terbakar, sebilah golok, kain sarung, tas caril, dan lima buah alpukat Hass.

“Berdasarkan keterangan pemilik kebun, aksi pencurian ini memang sudah sering terjadi dan cukup meresahkan masyarakat. Saat kejadian, anggota kami sebenarnya sedang melaksanakan pengamanan ibadah tarawih di masjid-masjid besar,” jelas Iptu Lalu Subadri.

Pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Desa Sembalun Bumbung juga mengimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian. Unit Satreskrim saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku yang melarikan diri,” tutup Kapolsek.

Situasi di Desa Sembalun Bumbung dilaporkan berangsur kondusif. Aparat gabungan bersama warga masih terus memantau pergerakan di sekitar perkebunan untuk mengantisipasi kejadian serupa. (rus)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO