Selasa, Maret 10, 2026

BerandaNTBSUMBAWAGudang Aset Milik Pemerintah di BLK Sumbawa Dibobol Maling

Gudang Aset Milik Pemerintah di BLK Sumbawa Dibobol Maling

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Gudang penyimpanan sejumlah aset milik pemerintah yang dititipkan di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa, sebelum dilelang menjadi sasaran aksi pencurian pada, Minggu (8/3) sekitar pukul 23.00 WITA.

“Kami perkirakan aktivitas pencurian itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Insiden ini terungkap setelah adanya laporan internal pada siang harinya,” kata Kepala UPT BLK, Andy Azhary, kepada Suara NTB, Senin (9/3).

Andy menjelaskan, kejadian tersebut baru diketahui setelah menerima laporan dari salah satu instruktur di BLK melalui grup WhatsApp pada pukul 11.31 WITA. Berdasarkan laporan tersebut, ditemukan akses gudang penyimpanan aset titipan dalam kondisi dibuka paksa.
“Begitu kami menerima laporan dari instruktur pada siang hari, kami langsung melakukan pengecekan lapangan. Benar bahwa gudang yang berisi aset daerah titipan telah dibobol,” ucapnya.

Pihaknya sudah melakukan komunikasi awal dengan pihak berwajib untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Namun, guna menaati tata kelola administrasi pemerintahan, pihaknya kini tengah mematangkan laporan resmi sembari menunggu koordinasi teknis dari pihak pengelola aset dan pimpinan daerah.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak berwajib untuk langkah awal. Kami juga akan mengkoordinasikan laporan resmi bersama pengelola aset sesuai instruksi pimpinan, agar seluruh prosedur administrasi aset daerah terpenuhi dengan benar,” terangnya.

Andy menegaskan, peristiwa pencurian tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting bagi sistem pengamanan aset di lingkungan pemerintah daerah. Hal tersebut dikhususkan di area-area yang memiliki kerawanan tinggi.

“Kami sedang mengupayakan langkah nyata penguatan, termasuk pengadaan tenaga pengamanan yang lebih intensif di area kantor. Sehingga seluruh aset negara, baik milik instansi kami maupun yang dititipkan, dapat terlindungi dengan maksimal,” tukasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melalui Kabid Pengelolaan Barang Milik Negara, Ade Chandra, memastikan akan segera menindak lanjuti aksi pencurian tersebut. Pihaknya pun sudah melaporkan ke pimpinan untuk proses administrasi lebih lanjut.

“Besok kami tindaklanjuti, tadi juga sudah dilaporkan oleh kepala BLK dan besok kamo akan kami tindak lanjuti termasuk pengecekan barang yang hilang,” tukasnya. (ils)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO