Sumbawa Besar (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan SIAP SIAGA resmi membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) sebagai bentuk upaya mitigasi khususnya bagi masyarakat berkebutuhan khusus.
“Pembentukan ULD ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan sistem penanggulangan bencana inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Sumbawa, Sabram kepada wartawan, Selasa (28/4).
Pembentukan ULD merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang sudah dimulai dari tingkat Provinsi NTB sejak tahun 2024 dan berlanjut hingga 2025. Menurutnya, ULD akan menjadi wadah khusus dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta penanganan tepat bagi penyandang disabilitas dalam situasi kebencanaan.
“ULD ini menjadi sarana bagi kita untuk memastikan saudara-saudara disabilitas mendapatkan pelayanan yang layak, perlakuan yang tepat, serta perhatian khusus setiap tahapan penanggulangan bencana,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk pemaparan dari para narasumber yang akan membahas secara teknis mekanisme pelayanan disabilitas dalam konteks kebencanaan.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, sehingga tujuan dari pembentukan ULD ini benar-benar tercapai dan memberikan dampak positif ke depan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber yang akan memaparkan konsep, strategi, serta praktik terbaik dalam penanganan penyandang disabilitas saat terjadi bencana. Dengan adanya ULD, diharapkan penanggulangan bencana di Kabupaten Sumbawa semakin inklusif dan tidak meninggalkan kelompok rentan.
“Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan sistem kebencanaan yang berkeadilan dan berpihak pada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya. (ils)

