Jumat, Maret 13, 2026

BerandaNTBLOMBOK TENGAHDapat Lampu Hijau Pusat, Pembangunan Sekolah Rakyat di Loteng Direncanakan Agustus 2026

Dapat Lampu Hijau Pusat, Pembangunan Sekolah Rakyat di Loteng Direncanakan Agustus 2026

Praya (suarantb.com) – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Jika tidak halangan berarti, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut direncanakan dimulai pada bulan Agustus atau Oktober 2026 mendatang.

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng H. Lalu Firman Wijaya, S.T.,M.T., kepada Suara NTB, ditemui di kantornya, Kamis (12/3/2026). Firman mengungkapkan kalau sebelumnya dirinya bersama Bupati Loteng H. Lalu Pathul Bahri dan Kepala Dinas Sosial H. Masnun sudah bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Jakarta, terkait kepastian pembangunan Sekolah Rakyat. Hasilnya, Mensos secara prinsip sudah menyetujui untuk terbangunanya Sekolah Rakyat di Loteng sesuai dengan rencana yang ada.

“Jawaban pak Menteri (Sosial), InsyaAllah tahun ini (Sekolah Rakya) dibangun,” terangnya. Terkait waktu pastinya memang belum disampaikan. Namun, jika melihat proses dan persiapan yang dibutuhkan, kemungkinan sekitar bulan Agustus atau Oktober pembangunan Sekolah Rakyat bisa dimulai.

Ia mengatakan, secara nasional proses pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Di gelombang pertama ini proses pembangunan Sekolah Rakyat sudah dimulai dibeberapa daerah. Nantinya, untuk Loteng masuk perencanaan digelombang kedua.

Artinya, hanya tinggal menunggu proses saja. Karena dari persyaratan yang dibutuhkan untuk dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat sudah hamper terpenuhi seluruhnya.

“Tinggal rekomendasi dari Kemensos saja yang sedang berproses. Tapi inikan hanya soal administrasinya. Yang jelas secara prinsip, pemerintah pusat sudah memberikan rekomendasi bagi terbangunannya Sekolah Rakyat di Loteng,” tegas Firman.

Lebih lanjut mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng ini menjelaskan, untuk proses pembangunan Sekolah Rakyat sepenuhnya ditangani oleh pemerintah usaha. Pemkab Loteng dalam hal ini hanya menerima manfaat saja. Nanti setelah selesai, baru akan diserahkan pengelolaannya ke pemerintah daerah.

“Tugas Pemkab Loteng menangani akses jalan menunju lokasi Sekolah Rakyat. Nanti akan ditangani bersamaan dengan pembangunan sekolah rakyatnya,” tandasnya. (kir)

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO