Bima (Suara NTB) – Warga pesisir Kecamatan Wera dan Ambalawi, Kabupaten Bima, memanfaatkan musim kemunculan rumput laut liar pada Januari-Maret untuk menambah penghasilan, termasuk selama bulan Ramadan. Rumput laut yang tumbuh alami di perairan dangkal tersebut, dipanen warga dengan cara menyelam menggunakan peralatan sederhana.
Aktivitas pencarian rumput laut dilakukan di sejumlah kawasan pesisir. Warga menggunakan perahu kecil dan menyelam hingga puluhan meter dari bibir pantai, untuk mengambil rumput laut yang tumbuh di dasar laut. Hasilnya kemudian dikumpulkan di perahu sebelum dibawa ke darat untuk dijemur hingga kering.
Salah seorang warga Ambalawi, Syamsuddin (60), mengatakan rumput laut yang diambil merupakan rumput laut liar yang tumbuh alami di laut. Setelah dikeringkan, rumput laut tersebut dijual kepada pengepul.
“Kami ambil rumput laut liar, nanti dijual ke bos yang membelinya,” ujarnya, Kamis (12/3).
Harga rumput laut saat ini sekitar Rp1.500 per kilogram. Meski tidak terlalu tinggi, hasilnya dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kalau harganya satu kilogram sekitar Rp1.500. Alhamdulillah kalau musim begini bisa dapat sampai satu ton,” katanya.
Aktivitas serupa juga dilakukan oleh Adrian (22). Ia mengaku biasanya mengambil rumput laut di kedalaman sekitar 10-50 meter dari bibir pantai. Rumput laut liar menurutnya, hanya muncul pada musim tertentu. “Rumput laut ini musiman. Setelah bulan Maret biasanya sudah tidak ada lagi,” jelasnya.
Karena itu, warga pesisir memanfaatkan periode kemunculan rumput laut tersebut, untuk menambah penghasilan, terutama selama bulan Ramadan.
Selama tiga hari, ia bisa mengumpulkan hingga satu ton rumput laut. Dengan harga saat ini, hasil tersebut dapat memberikan pemasukan tambahan bagi keluarga. “Alhamdulillah biasanya dapat sekitar Rp1.500.000 atau lebih,” ujarnya.
Ia menambahkan, aktivitas berburu rumput laut sebenarnya bisa lebih ramai dibandingkan kondisi saat ini. Pada puncak musim, banyak warga pesisir yang turun ke laut untuk mencari rumput laut liar.
Pekerjaan ini dinilai tidak membutuhkan modal besar. Warga hanya menggunakan perahu kecil dan menyelam langsung untuk mengumpulkan rumput laut yang tumbuh di dasar laut.
Setelah dipanen, rumput laut dijemur di sepanjang pesisir hingga benar-benar kering sebelum dijual kepada pengepul. Warga berharap harga rumput laut liar dapat meningkat agar pendapatan mereka lebih layak. (hir)

