Mataram (suarantb.com) – Polda NTB melalui Subsatgas Preventif Operasi Ketupat Rinjani 2026 mengintensifkan patroli keamanan di sejumlah kawasan publik dan permukiman warga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, Minggu (15/3/2026) mengatakan, patroli tersebut menyasar beberapa titik strategis. Diantaranya Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) serta sejumlah kawasan perumahan di Kota Mataram seperti Perumahan Grand Lingkar, Jempong Baru, dan Sekarbela.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang momentum lebaran,” ucapnya.
Menurutnya, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang hari raya, termasuk tradisi mudik, berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan seperti pencurian rumah kosong maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam pelaksanaan patroli, personel kepolisian juga melakukan pendekatan persuasif dengan petugas keamanan perumahan maupun masyarakat yang ditemui di lokasi patroli. “Petugas memberikan imbauan kamtibmas agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.
Masyarakat juga diingatkan untuk melaporkan kepada tetangga atau kepala lingkungan apabila akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong karena mudik lebaran.
“Warga kami imbau agar menginformasikan kepada tetangga atau kepala lingkungan jika hendak mudik. Sehingga rumah yang ditinggalkan dapat ikut diawasi oleh warga sekitar maupun petugas keamanan setempat,” terangnya.
Patroli tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Operasi Ketupat Rinjani 2026 yang digelar Polda NTB dalam rangka pengamanan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H.
Polda NTB menurunkan 1.649 personel dan menyiapkan 35 pos dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026 itu. Operasi Ketupat Rinjani berlangsung mulai dari tanggal 13 Maret hingga 26 Maret 2026.
“Hampir 200an personel dari Polri. Kalau instansi terkait ada 500 dari TNI, 116 dari Basarnas, 1.259 dari Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari 126,” kata Kapolda NTB, Irjen Pol Edy Murbowo, Jumat (13/3/2026).
Adapun polisi telah menyiapkan total 35 pos. Rinciannya, 18 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, dan 7 pos terpadu.
“Pos terpadu kita buat di Pelabuhan Lembar, Gili Mas, kemudian terminal. Kalau pos pengamanan biasanya, terdiri dari lebih banyak anggota Polri,” tandasnya. (mit)

