Mataram (suarantb.com) – Menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah serta menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik sejak dini, TK Purnama menyelenggarakan berbagai kegiatan di bulan Ramadan. Tujuannya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial antar sesama.
Kepala TK Purnama Ahmad Padli menyebut, kegiatan Ramadan ini diisi dengan proses pembelajaran keagamaan yang meliputi kajian keislaman, pembiasaan ibadah, tadarus Al-Qur’an, serta pembelajaran akhlak dan adab Islami bagi para peserta didik.
‘’Melalui kegiatan ini diharapkan para murid dapat memperdalam pemahaman agama sekaligus mempraktikkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Suara NTB, Minggu (15/3/2026).
Selain kegiatan pembelajaran, ujarnya, panitia juga menyediakan pembagian takjil gratis kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah. Kegiatan ini melibatkan para guru, murid, dan orang tua agar dapat menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat rasa kebersamaan.
Sebagai sarana mempererat silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik, diselenggarakan pula kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang dihadiri oleh orang tua murid, siswa, serta dewan guru. ‘’Momen ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta kebersamaan dalam lingkungan pendidikan,’’ terangnya.
Menunggu azan Magrib diisi dengan Berkisah Langsung oleh Kepala TK Purnama Ahmad Padli bersama Boneka lucunya Sik Bajang dan tausyiah singkat oleh H. Subawaeh selaku Ketua Yayasan.
Suasana riang dan penuh kekeluargaan dengan galak tawa dari para orang tua dan murid mendengarkan Kisah dari kepala sekolah yang jenaka dan syarat makna.
Salah satu wali murid senang dan bangga menyekolahkan anaknya di TK Purnama, karena gurunya sangat peduli, perhatian sama anak-anak. ‘’Mereka memperlakukan sama seperti anak sendiri. Begitu juga kepala sekolahnya yang apa adanya, sederhana, humble ditambah Beliau juga seorang Public Speaker, Pendakwah dan Seorang Storyteller/Pendongeng yang terkenal di Provinsi NTB,’’ ujarnya.
Dalam rangka menumbuhkan kepedulian sosial, lembaga juga melaksanakan pengumpulan zakat fitrah, infaq, dan shadaqah dari para siswa, orang tua, serta masyarakat. Dana dan bantuan yang terkumpul kemudian disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. (r)

