Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan sebanyak 1000 paket sembako Ramadan pekan kemarin. Penyaluran bantuan itu bersumber dari zakat dan infaq masyarakat.
“Zakat dan infak adalah seperti mata air yang mengalir, jika mata airnya besar maka alirannya juga besar. Jika kita tidak mengeluarkan zakat dan infak, maka mata air itu akan tersumbat dan bisa hilang,” kata Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, kemarin.
Jarot menekankan, menunaikan zakat dan infak sebagai bagian dari upaya menjaga keberkahan rezeki. Zakat dan infak juga memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat membersihkan harta, melindungi dari berbagai musibah, serta memberikan kesehatan bagi tubuh.
“Marilah kita galakan zakat dan infak ini, bukan hanya untuk Bupati atau pemerintah, tapi untuk kita semua. Kita harus menjaga saluran rezeki kita agar tetap lancar,” ajaknya
Sementara itu, Ketua Baznas Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, mengatakan pengumpulan zakat dan infak tahun 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, total zakat yang terkumpul sejak Januari hingga Maret 2026 mencapai 1,5 miliar dengan total pendistribusian Rp1.498.207.000.00,” sebutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung program zakat dan infak di Kabupaten Sumbawa. “Zakat dan infak ini akan memberikan keberkahan bagi kita semua, bagi daerah kita, dan bagi keluarga kita,” tukasnya. (ils)

