Mataram (Suara NTB) – Brand alas kaki ternama, Fipper, terus memperkuat cengkeramannya di pasar retail nasional. Terbaru, Fipper meresmikan dua gerai sekaligus di jantung Kota Mataram, yakni di Lombok Epicentrum Mall (LEM) dan Jalan Panca Usaha, Cilinaya, pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Langkah ekspansi ganda ini menjadi strategi taktis Fipper dalam merespons tingginya permintaan masyarakat Lombok terhadap alas kaki yang memadukan kualitas dengan gaya hidup modern.
Direktur Eksekutif PT Fipper Lifestyle Indonesia, Frans Wijoyo, mengungkapkan bahwa pemilihan Lombok sebagai titik ekspansi didasari oleh kesesuaian kultur masyarakat setempat dengan filosofi produk mereka.
“Kita melihat Lombok itu banyak juga orang yang memakai sandal, carinya kenyamanan. Salah satunya kami melihat Fipper juga sudah cukup banyak peminatnya,” ujar Frans.
Tidak hanya menawarkan kenyamanan, Fipper hadir dengan varian produk yang inklusif untuk seluruh segmen usia, mulai dari pria, wanita, hingga anak-anak. Selain koleksi sandal yang menjadi produk unggulan, gerai ini juga menyediakan aksesori pelengkap seperti topi kasual yang modis.
Frans menekankan bahwa di usia yang ke-17 tahun, Fipper telah membuktikan durabilitas produknya, baik di pasar domestik maupun internasional. Rekam jejak brand ini pun tergolong impresif; pada 2005, Fipper meraih penghargaan atas ekspansi gerai ritel tercepat, yakni membuka 28 gerai hanya dalam periode empat bulan. Selain itu, pada tahun 2024, Fipper mencatatkan nama di Asia Records sebagai merek sandal dengan pilihan warna terbanyak, mencapai 1.742 kombinasi warna.
“Jadi untuk di segala kesempatan, di segala warna kebutuhan masyarakat, preferensi warnanya berbeda-beda, kita bisa menyanggupinya,” tuturnya.
Merayakan kehadiran perdana di pusat perbelanjaan terbesar di NTB tersebut, Fipper memanjakan konsumen dengan promo spesial beli dua gratis satu Penawaran ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk merasakan langsung kualitas produk Fipper.
Ke depan, Mataram hanyalah langkah awal bagi Fipper untuk merambah wilayah Nusa Tenggara Barat lebih luas lagi. Fransiscus memberikan sinyal bahwa pihaknya tengah menjajaki peluang untuk membuka titik-titik distribusi baru di kabupaten/kota lainnya di NTB.
“Kalau harapan, kami akan terus growing. Salah satunya ekspansi di Lombok lagi. Tadi juga sempat setelah ada pembukaan kita juga ada pembicaraan untuk ekspansi di area NTB khususnya,” pungkas Frans. (sib)

