RABU, tanggal 25 Maret 2026 menjadi hari pertama masuk Aparatur Sipil Negara (ASN) usai libur lebaran. Pemkab Lombok Timur (Lotim) mengawalinya dengan halalbihalal di halaman kantor Bupati.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin menegaskan, halalbihalal ini merupakan momentum mempererat silaturrahmi sesama ASN lingkup Pemkab Lotim.
“Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Halalbihalal ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus pemantik semangat kerja,” pesan Bupati.
Setelah libur panjang, Bupati meminta seluruh ASN kembali tancap gas dalam melayani masyarakat. H. Iron, sapaan akrab Bupati Lotim ini memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran ASN. Selama bulan suci Ramadan, Pemkab Lotim sudah melalukan penyesuaian jam kerja, karena dalam keadaan berpuasa. Selama satu bulan penyesuaian jam kerja dinilai pelayanan terhadap masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Orang nomor satu di Lotim ini kemudian mengingatkan, situasi global saat ini sedang tidak baik-baik saja. Perang yang terjadi di Timur Tengah dikhawatirkan akan mengganggu kebutuhan energi di seluruh belahan dunia. Termasuk Indonesia. Ancaman krisis energi dan pangan pasti terjadi.
Menyikapi potensi krisis tersebut, pemerintah mewacanakan untuk bekerja lewat rumah atau Work From Home (WFH). Pemberlakuan kerja seperti saat situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) lalu.
“Kita masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat soal wacana WFH ini,” ungkapnya. Seperti diketahui, bekerja dari rumah wacananya 50 persen.
H. Iron dan H. Edwin Hadiwijaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lotim sudah memasuki tahun kedua. Sebagai kepala daerah, Bupati Iron menginginkan kinerja ASN menjadi lebih cepat dan responsif. Semua pimpinan OPD diminta bergerak cepat.
Bupati mempersilakan pimpinan OPD berinovasi namun tetap harus dengan mengedepankan komunikasi guna menyelaraskan semua kebijakan yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. (rus)

