Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) mendorong kolaborasi dan kemandirian Pondok Pesantren (Ponpes) dalam mendukung dan percepatan peningkatan kualitas pendidikan serta pembangunan infrastruktur Pesantren.
Hal ini disampaikan Bupati LAZ saat
menghadiri kegiatan Halalbihalal dan Temu Alumni Ikatan Keluarga Ponpes Nurul Hakim di Kampus 1 KMMI Putri / Pondok Timur Yayasan Nurul Hakim Kediri Kabupaten Lombok Barat, Kamis (26/03/2026). Dalam acara itu, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha (UNA), jajaran Forkopimda, Anggota DPR RI Dapil NTB, Pimpinan dan Pengasuh Ponpes, para Guru, serta ratusan alumni Ponpes Nurul Hakim yang datang dari berbagai daerah.
Bupati dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar alumni Ponpes Nurul Hakim. Ia menegaskan pentingnya mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki pondok pesantren, khususnya kekuatan jaringan alumni. Ia meyakini, jika potensi tersebut diinventarisasi dan dikelola secara terarah, maka percepatan kemajuan pesantren akan lebih mudah dicapai.
“Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak, dan Ponpes Nurul Hakim sendiri adalah tempat yang luar biasa, yang telah banyak mencetak generasi hebat untuk daerah khususnya di Lombok Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati LAZ mendorong pengelola pondok pesantren untuk terus berinovasi, khususnya dalam pengelolaan sumber pendapatan. Ia mengajak seluruh alumni ponpes untuk berkolaborasi dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, keberadaan alumni yang kini tersebar di berbagai sektor, termasuk legislatif dan bidang strategis lainnya, merupakan kekuatan besar yang harus diintegrasikan untuk mendukung pembangunan pesantren, baik dari sisi infrastruktur maupun pengembangan kualitas pendidikan. “Mari kita kelola potensi yang ada secara bersama-sama. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa menghadirkan sumber pendapatan yang berkelanjutan untuk kemajuan pondok pesantren,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati LAZ mengajak seluruh elemen dan keluarga besar pondok pesantren untuk terus menghadirkan gagasan-gagasan inovatif dalam membangun pesantren yang mandiri dan berdaya saing. “Ini saatnya kita berpikir berbeda. Jangan lagi menggunakan pola lama untuk menghadapi tantangan baru. Dengan kebersamaan dan visi yang sama, saya yakin pesantren bisa menjadi pusat peradaban yang kuat, baik secara pendidikan maupun ekonomi,” harapnya.
Kegiatan halalbihalal dan temu alumni ini pun ditutup dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Silaturahmi yang terjalin tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga memperkuat tekad seluruh elemen untuk terus berkontribusi dalam memajukan Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri yang diyakini akan terus tumbuh sebagai pusat pendidikan unggulan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing bagi Lombok Barat dan Indonesia. (her)

