Praya (Suara NTB) – Seiring dengan semakin ramainya wisatawan di kawasan Pantai Tanjung A’an kawasan, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan The Mandalika kian memperkuat pengamanan kawasan tersebut. Selain dengan menambah fasilitas penunjang keamanan, ITDC juga semakin menintensifkan patroli keamanan di kawasan. Tidak hanya siang hari saja, tetapi juga pada malam hari.
Personel yang dilibatkan tidak hanya pengamanan internal ITDC saja. Unit-unit khusus di kepolisian juga turut dilibatkan. Mulai dari unit penungga kuda (Turangga) hingga unit K-9 (anjing pelacak). “Penguatan ini merupakan langkah konkret yang dilakukan ITDC untuk memastikan aktivitas wisata di Tanjung Aan berlangsung secara aman dan tertib,” tegas PGS. General Manager The Mandalika Agus Setiawan, Sabtu (18/4/2026).
ITDC sendiri juga membangun empat pos pengamanan tambahan di dalam kawasan Pantai Tanjung A’an. Juga ada penambahan dan aktivasi total 18 titik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Dan, bulan depan ada tambahan 12 titik PJU lagi yang akan dipasang sepanjang akses menuju area Kleo Beach Club yang saat ini sudah mulai beroperasi.
Selain pengamanaan, aspek kebersihan kawasan juga terus ditingkatkan. ITDC sendiri terus melakukan upaya pemeliharaan area publik dan fasilitas wisata di Tanjung Aan secara optimal. Dengan mengerahkan sebanyak 95 personel gardener yang ditugaskan khusus untuk menjaga kebersihan dan menata lingkungan kawasan seluas kurang lebih 193 hektare tersebut.
Pengelolaan sampah juga dilakukan secara rutin danm berlaku. Melalui sistem pengangkutan sampah harian. Di mana rata-rata sampah yang ditangani perhari di kawasan tersebut mencapai hingga 9 meterkubik dalam kondisi normal. “Sebanyak 51 personel cleaning service juga disiagakan demi memastikan fasilitas publik tetap layak dan optimal digunakan wisatawan” imbuh Agus.
Terhadap keberadaan pelaku usaha dikawasan tersebut, Agus menambahkan, pendekatan persuasif terus dilakukan. Dengan mengingatkan para pelaku usaha bisa menjalanakn usahanya sesuai dengan tata kelola kawasan. Upaya tersebut menjadi bagian dari pengendalian aktivitas di lapangan agar tetap tertib dan mendukung kenyamanan wisatawan.
“Dengan langkah ini kami ingin memastikan Tanjung Aan bukan sekadar menjadi destinasi yang indah. Tapi juga tertib, aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung maupun pelaku usaha,” tegasnya seraya menambahkan, ITDC akan terus memperkuat pengelolaan di Tanjung Aan secara berkesinambungan. Seiring dengan meningkatnya aktivitas wisata serta pengembangan kawasan Mandalika. (kir)

