Senin, April 20, 2026

BerandaNTBKOTA BIMACPP Telah Disalurkan di Empat Kecamatan

CPP Telah Disalurkan di Empat Kecamatan

Kota Bima (Suara NTB) – Warga di empat kecamatan di Kota Bima, telah menerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi Februari–Maret 2026. Penyaluran bantuan beras dan minyak goreng tersebut, masih terus berjalan di sejumlah kelurahan hingga seluruh sasaran penerima terpenuhi.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, bantuan telah disalurkan di Kecamatan Raba, Kecamatan Rasanae Timur, Kecamatan Asakota, dan Kecamatan Mpunda. Total penerima di empat kecamatan tersebut, mencapai lebih dari 12 ribu jiwa dengan distribusi puluhan ton beras dan ribuan liter minyak goreng.

Di Kecamatan Raba, jumlah penerima bantuan mencapai 3.534 jiwa dengan total bantuan 70.680 kilogram beras dan 14.136 liter minyak goreng. Khusus di Kelurahan Ntobo, bantuan disalurkan kepada 691 warga dengan alokasi 13.820 kilogram beras dan 2.764 liter minyak goreng.

Sementara di Kecamatan Rasanae Timur, bantuan diberikan kepada 2.830 jiwa dengan total 56.600 kilogram beras dan 11.320 liter minyak goreng. Untuk Kelurahan Oi’Mbo, tercatat sebanyak 233 warga menerima bantuan masing-masing 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Jumlah penerima terbanyak berada di Kecamatan Asakota dengan total 4.181 jiwa penerima bantuan. Bantuan yang disalurkan mencapai 83.620 kilogram beras dan 16.724 liter minyak goreng. Khusus Kelurahan Jatibaru, sebanyak 932 warga menerima bantuan dengan total 18.640 kilogram beras dan 3.728 liter minyak goreng.

Selain itu, di Kecamatan Mpunda tercatat 2.449 warga menerima bantuan dengan total sekitar 48 ton beras dan 9.796 liter minyak goreng. Penyaluran dilakukan secara bertahap di tingkat kelurahan dan masih berlanjut hingga seluruh sasaran penerima terpenuhi.

Wali Kota Bima, A. Rahman H. Abidin, menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, meskipun kondisi fiskal mengalami tekanan akibat pengurangan anggaran dari pemerintah pusat.

“Meski ruang fiskal kita mengalami tekanan akibat pengurangan anggaran dari pusat, hal itu tidak akan menyurutkan niat dan dedikasi pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya pekan kemarin.

Ia menambahkan, kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi fokus utama pemerintah dalam setiap program yang dijalankan. Menurutnya, program CPP tidak hanya dimaknai sebagai distribusi bantuan pangan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

“Program ini bukan sekadar penyaluran logistik, tetapi juga bentuk nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi fiskal yang masih mengalami efisiensi,” katanya.

Pemerintah Kota Bima juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah di 25 kelurahan. Bantuan ini diberikan kepada 50 orang berupa 10 kilogram beras per orang.

Wali Kota juga meminta aparat kelurahan hingga RT dan RW untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran. “Bantuan ini tidak boleh berkurang dan tidak boleh menzalimi hak masyarakat. Pastikan sampai kepada yang benar-benar berhak,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bima memastikan penyaluran bantuan CPP akan terus dilaksanakan hingga seluruh warga sasaran menerima bantuan. Program ini diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan masyarakat, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga di tengah keterbatasan fiskal daerah. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO