Kamis, April 23, 2026

BerandaNTBLOMBOK BARATKetua DPRD Lobar Minta Pemkab Segera Tangani Permanen Jalan dan Jembatan Rusak

Ketua DPRD Lobar Minta Pemkab Segera Tangani Permanen Jalan dan Jembatan Rusak

Giri Menang (Suara NTB) – Ketua DPRD Lombok Barat (Lobar), Lalu Ivan Indaryadi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar untuk mempercepat penanganan jalan dan jembatan yang putus di sejumlah wilayah dampak bencana beberapa waktu lalu. Terlebih, masyarakat maupun pihak desa berharap infrastruktur dasar itu segera ditangani untuk menunjang akses vital warga.

Ivan menyampaikan beberapa infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Sekotong serta Lembar rusak terdampak bencana. Seperti Jembatan di Sekotong Timur yang dua kali rusak. Jembatan ini putus pada Februari lalu, kemudian dibangun jembatan darurat. Dalam penanganan jembatan darurat itu, ia bersama warga dan Pemkab dalam hal ini Bupati turun ke lokasi.

Pihaknya bersama warga berinsiatif membangun jembatan darurat, menggunakan pohon kelapa dan papan kayu. Namun, jembatan darurat ini putus lagi dampak hujan lebat, sehingga pihaknya berupaya berkomunikasi untuk mendatangkan alat berat. Warga pun kembali bergotong royong membangun jembatan darurat. “Alhamdulillah sudah jadi, bisa dilalui,” ujar Lalu Ivan dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).

Begitu pula untuk jalan menuju Buwun Mas, yang sebelumnya putus akibat longsor pada bulan Februari lalu. Warga secara swadaya juga berinsiatif untuk membuat kalam alternatif. Sehingga bisa dilalui sementara waktu.

Sedangkan untuk penanganan permanen, pihaknya sudah mengusulkan ke Pemkab dalam hal ini Bupati Lobar. Ia menegaskan, pihaknya sudah menyuarakan ke Pemkab terkait apa yang menjadi harapan mereka untuk penanganan jalan dan jembatan secara permanen agar disegerakan. “Kami mengawal betul proses (penanganan jalan dan jembatan permanen), jadi prioritas,” tegasnya.

Dari hasil komunikasinya dengan OPD terkait, bahwa sedang dalam proses untuk penanganan permanen. Selaku dewan, ia tak ingin masyarakatnya yang terdampak terlalu terbengkalai akibat belum ditangani secara permanen. Namun ia juga meminta pemahaman dari masyarakat, bahwa dalam penanganan jalan dan jembatan itu ada proses yang mesti diikuti.

“Tidak bisa begitu menginginkan sesuatu, bisa langsung tercapai atau terealisasi. Ada prosesnya, kita ikuti proses, lalu dikerjakan. Nah di situ kami meminta kepada masyarakat untuk ikut andil, mendukung, menjaga pengerjaannya nanti supaya pengerjaan itu cepat selesai,” harap Ivan.

Ia meminta dukungan pada masyarakat ikut mengawasi ketika jalan maupun jembatan itu dibangun oleh pemerintah. Jangan sampai ada hambatan di lapangan, bahkan menyebabkan pekerjanya lari.

Sementara itu, Kades Taman Baru Padilah mengatakan, pihaknya bersama warga menanti penanganan jalan permanen dari pemerintah seperti komitmen yang disampaikan ke warga. “Kami bersama warga berharap secepatnya dibangun permanen oleh Pemkab, sesuai janji,” tegasnya.

Pihaknya mendukung rencana relokasi atau pemindahan jalan ini melalui perbukitan. Sebab jika masih melalui akses jalan yang saat ini, menurutnya rawan longsor sebab berada di pinggir tebing sungai yang curam. “Ya kami dukung agar lebih aman, tidak longsor lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis PUPRPKP Lobar Lalu Ratnawi sebelumnya mengatakan jembatan Sekotong Timur beserta akses jalan, masih dalam proses lelang. Pihaknya pun berkomitmen mempercepat proses ini agar jembatan dan jalan itu secepatnya bisa ditangani. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO