Jumat, April 24, 2026

BerandaNTBSUMBAWA BARATWajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Mulai Diterapkan di KSB

Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Mulai Diterapkan di KSB


Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai menerapkan kebijakan wajib belajar 1 tahun prasekolah bagi anak usia 5–6 tahun. Implementasi kebijakan tersebut, telah disosialisasikan kepada masyarakat sejak pekan ini. Demikian dismapaikan kata Kepala Dinas Dikbud KSB, Agus, S. Pd., MM., dikonfirmasi pada, Kamis (23/4).


Kebijakan penerapan wajib belajar 1 tahun prasekolah ini, merupakan program nasional yang tertuang dalam Peraturan Menterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 7 Tahun 2022 tentang standar isi PAUD.


Agus memaparkan, pendidikan prasekolah bukan sekadar program. Aktivitas belajar ini menjadi fondasi penting dalam membentuk kesiapan anak, baik secara emosional, sosial, maupun akademik. Pada masa usia emas, perkembangan anak berlangsung sangat pesat, sehingga perlu didukung dengan layanan pendidikan yang tepat dan berkualitas sejak dini.


“Anak tidak boleh langsung masuk SD tanpa pernah merasakan pendidikan prasekolah. Satu tahun di TK atau PAUD itu krusial untuk membentuk kesiapan belajar, kemandirian, dan kemampuan social dan emosional anak,” papar Agus.


Berdasarkan data Dinas Dikbud KSB, sampai saat ini tercatat 6.301 anak telah mendapatkan layanan PAUD. Untuk mengimplementasikan penyelenggaraan wajib 1 tahun prasekolah itu, saat ini telah ada 170 satuan PAUD tersebar di seluruh kecamatan dengan dukungan 284 tenaga pendidik.


Pemda KSB secara bertahap akan terus menambah unit-unit sekolah PAUD mengikuti kebutuhan di lapangan.


“Penguatan dari berbagai aspek, mulai dari ketersediaan tenaga pendidik, peningkatan kualifikasi guru tentu juga akan kami laksanakan,” sambung mantan Kepala BRIDA KSB ini.
Selanjutnya, Agus mengimbau agar program ini berjalan suskses, sehingga diminta adanya kolaborasi lintas sektor. Pelibatan Bunda PAUD, tenaga pendidik, pemerintah kecamatan dan desa, serta dukungan program KSB Maju dan PIDAR menjadi langkah wajib yang harus dikolaborasikan sejak sekarang. “Dengan kebersamaan kita pasti bisa wujudkan generasi Sumbawa Barat yang lebih siap, cerdas, dan berdaya saing sejak usia dini,” imbuhnya.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO